Peringati Harlah, Bupati Gresik Kibarkan Bendera Indonesia dan NU di Masjid Jamik

  Minggu, 28 Februari 2021   Andres Fatubun

GRESIK, AYOSURABAYA.COM -- Memperingati Hari Ulang Tahun (Harlah) ke-98 NU, warga Gresik berpatisipasi mengibarkan bendera merah putih dan bendera NU. Gerakan itu tak hanya formalitas saja tapi juga wujud loyalitas kepada negara dan jamiyah.

“Bendera itu simbol dan juga ada nilai yang berhubungan dengan jati diri. Untuk itu, kami mengajak segenap warga Nahdliyyin untuk mendukung gerakan ini,” ujar Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani (Gus Yani), Minggu (28/02/2021).

Bersamaan Harlah NU, Bupati Gresik yang kerap disapa Gus Yani itu memberikan contoh simbolis bersama Habib Luthfi bin Yahya. Usai ziarah ke Makam Alhabib Abu Bakar bin Muhammad Asegaf, keduanya menyempatkan mengibarkan bendera di halaman Masjid Jamik.

Habib Luthfi yang juga anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Watimpres) itu juga mengibarkan bendera merah putih. Sedangkan Gus Yani mengibarkan bendera NU. Sejumlah warga Nahdliyin menyaksikan saat kedua pejabat tersebut bersama-sama mengibarkan bendera merah putih dan NU.

“Pengibaran ini tidak hanya di rumah, kantor atau masjid dan mushola. Tetapi pengibaran ini dilakukan di sosial media. Tujuannya adalah bagian ikhtiar kebangsaan,” sambung Gus Yani.

Sebelumnya, orang nomor satu Gresik itu menggelar istighosah dan khotmil Qur’an yang dihadiri sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) serta camat se-Kabupaten Gresik. Hadir pula dalam kegiatan itu, Dandim 0817 Letkol Inf Taufik Ismail dan Kapolres AKBP Arief Fitrianto.

Tausyiah yang disampaikan Habib Luthfi dihadapan warga yang hadir, jangan mudah terprovokasi oleh informasi tidak benar atau hoaks. Sebab, kalau sampai ditelan mentah-mentah dampaknya bisa memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar