DPC Partai Demokrat Pamekasan Dukung Pemecatan Kader yang Dinilai Berkhianat

  Minggu, 28 Februari 2021   Andres Fatubun

PAMEKASAN, AYOSURABAYA.COM -- Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Pamekasan, mendukung penuh langkah pemecatan ‘kader penghianat’ yang dinyatakan terlibat dalam gerakan pengambilalihan kepemimpinan internal partai secara inkonstitusional.

Dukungan penuh DPC Partai Demokrat Pamekasan, dilakukan bersamaan dengan momentum Konsolidasi dan Doa Bersama yang digelar di Kantor DPC Partai Demokrat Pamekasan, Jl Trunojo, Minggu (28/2/2021). Dihadiri jajaran pengurus dan petinggi parpol di wilayah setempat.

“Bersamaan dengan momentum ini, kami menyatakan mendukung penuh langkah Ketum AHY (Agus Harimurti Yudhoyono) yang sudah memecat kader penghianat yang terlihat dalam gerakan pengambilalihan kepemimpinan,” kata Ketua DPC Partai Demokrat Pamekasan, H Hermanto.

Tidak hanya itu, pihaknya juga menegaskan senantiasa menjunjung tinggi hasil keputusan Kongres V Partai Demokrat 2020, termasuk kepemimpinan dan kepengurusan, serta AD/ART Partai Demokrat yang sudah mendapatkan pengesahan dari pemerintah melalui Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dan masuk dalam Lembaran Negara.

AYO BACA : Pendiri Demokrat Sebut AHY Tak Bisa Urus Partai

“Selain mendukung langkah ketum AHY memecat kader penghianat, kami juga senantiasa menjaga marwah partai dengan mengamankan hasil Kongres V Jakarta, di mana AHY sebagai Ketum (Partai Demokrat) merupakan harga mati,” tegas politisi yang jyga menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Pamekasan.

Informasi yang dihimpun beritajatim.com, pemecatan ‘kader penghianat’ dilakukan seiring munculnya desakan kuat dari para kader Partai Demokrat yang disampaikan para Ketua DPD dan Ketua DPC. Selanjutnya DPP Partai Demokrat memutuskan untuk memberikan sanksi pemberhentian tetap dengan tidak hormat sebagai anggota Partai Demokrat terhadap beberapa orang kader partai.

Beberapa orang kader Partai Demokrat yang diberhentikan di antaranya Ahmad Yahya, Darmizal, Jhoni Allen Marbun, Syofwatillah Mohzaib, Tri Yulianto, serta Yus Sudarso.

Keputusan pemberhentian tetap dengan tidak hormat tersebut, sesuai dengan keputusan dan rekomendasi Dewan Kehormatan Partai Demokrat yang telah melakukan beragam agenda rapat yang sidangnya digelar dalam sebulan terakhir. 

AYO BACA : Syarif Hasan Sebut Keinginan Pendiri Demokrat Gelar KLB Seperti Halusinasi

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar