Manfaat Minum Susu sebelum Tidur

  Selasa, 02 Maret 2021   Andres Fatubun
Ilustrasi susu. (congerdesign dari Pixabay)

SURABAYA, AYOSURABAYA.COM -- Sebagian orang meyakini manfaat minum susu sebelum tidur untuk memicu rasa kantuk, sehingga terus menerapkannya hingga dewasa, bahkan kepada anak-anak mereka juga. Walau sebenarnya masih dibutuhkan peninjauan kembali apakah minum susu memang berperan menyebabkan rasa kantuk.

Mengutip alodokter.com, Manfaat minum susu sebelum tidur mungkin besar bagi Anda yang sering susah tidur di malam hari. Susah tidur dapat disebabkan oleh banyak hal, termasuk urusan perut. Perut lapar atau terlalu kenyang bisa membuat orang tidak dapat segera tidur. Oleh karenanya, susu dianggap sebagai minuman yang tepat untuk membuat perut terasa nyaman sekaligus memudahkan seseorang untuk tidur.

Beberapa penelitian juga menemukan bahwa mengonsumsi susu 30 menit atau 1 jam sebelum tidur dapat memberi efek tidur lebih lelap dan lebih mudah tertidur. Efek ini diduga muncul karena susu mengandung zat yang dapat memicu rasa kantuk, yaitu melatonin. Namun data ini masih perlu dikonfirmasi melalui penelitian klinis lebih lanjut.

AYO BACA : Penjelasan Medis di Balik Fenomena Tindihan

Manfaat Minum Susu Sebelum Tidur Dilihat dari Sudut Pandang Medis
Susu dapat mengandung asam amino triptofan. Menurut penelitian, asam amino ini dapat membantu seseorang untuk lebih mudah tidur. Selain itu, triptofan juga merupakan bahan baku zat kimia otak serotonin yang berperan mengatur mood, menimbulkan rasa tenang, rileks, dan memicu rasa kantuk. Triptofan juga merupakan nutrisi penting yang berperan dalam pembentukan melatonin, yaitu zat perangsang kantuk alamiah tubuh. Triptofan terkandung dalam sejumlah makanan sumber protein dan sayuran, serta susu, namun dalam jumlah yang sangat kecil.

Minum segelas susu tidak begitu saja meningkatkan kadar triptofan dalam tubuh dan menyebabkan kantuk. Kadar triptofan yang terdapat dalam secangkir susu tidak cukup untuk membuat seseorang tertidur. Selain itu belum ada bukti kuat yang menegaskan bahwa triptofan dalam susu yang dikonsumsi sebelum tidur, dapat memicu rasa kantuk. Namun, Anda dapat mencoba mengombinasikan camilan yang mengandung triptofan, termasuk susu, dengan sedikit karbohidrat. Insulin yang dikeluarkan tubuh saat Anda mengonsumsi camilan tersebut dapat mempermudah masuknya triptofan ke otak. Cara ini mungkin efektif untuk Anda.

Banyak orang yang menyukai susu cokelat sebagai minuman sebelum tidur. Padahal minuman ini sebenarnya mengandung kafein dan teobromin yang justru merupakan perangsang tubuh untuk tetap terjaga. Jika banyak orang merasa jadi lebih mudah tidur setelah minum susu, bisa jadi hal ini karena efek sugesti psikologis saja bahwa susu hangat merupakan sumber relaksasi yang membuat mereka merasa lebih tenang, seperti dapat merasakan kembali memori masa kecil yang menenangkan.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar