Hati-hati! Tidak Sarapan Picu Penyakit Jantung

  Kamis, 04 Maret 2021   M. Naufal Hafizh
Melewatkan sarapan menambah risiko terkena penyakit jantung karena akan makan lebih banyak saat siang dan malam. (Pixabay)

JAKARTA, AYOSURABAYA.COM -- Orang yang tidak pernah sarapan lebih cenderung mengalami obesitas dan memiliki kolesterol tinggi karena akan lebih lapar di waktu selanjutnya. Hal tersebut berisiko besar terkena penyakit kardiovaskular, seperti penyakit jantung.

Hal itu mengacu pada sebuah studi yang mengamati orang-orang tidak pernah sarapan dengan mereka yang rajin sarapan. Peneliti melihat 87 persen peningkatan risiko kematian akibat penyakit kardiovaskular dan 19 persen peningkatan risiko kematian secara keseluruhan bagi mereka yang memilih untuk tidak sarapan.

Sementara itu, mereka yang melewatkan sarapan memiliki 59 persen peningkatan risiko terkena penyakit jantung.

“Banyak penelitian telah menunjukkan bahwa melewatkan sarapan berkaitan dengan risiko diabetes, hipertensi, dan kolesterol tinggi. Studi kami menunjukkan bahwa makan sarapan bisa menjadi cara sederhana untuk meningkatkan kesehatan jantung," kata dokter Wei Bat, asisten profesor epidemiologi di University of Iowa, dilansir Express.

Berikut ini 7 menu sarapan sehat, terutama bagi Anda yang ingin diet, dilansir Boldsky, Sabtu (20/2/2021).

1. Pisang

Pisang kaya serat dan rendah kalori. Anda bisa memasukkan pisang untuk sarapan atau dikonsumsi bersama sereal. Pisang juga bisa Anda gunakan sebagai camilan ketika lapar. 

2. Ubi

Ubi adalah salah satu makanan yang berguna untuk menurunkan berat badan sebab memiliki kandungan serat yang tinggi.  Selain serat, ubi juga rendah kalori dan mengandung air sehingga dapat bekerja sama menurunkan berat badan.

Cara Minum Air Putih yang Dianjurkan untuk Turunkan Berat Badan

Ini 10 Menu Camilan Sehat untuk Diet, Enak Semua dan Bikin Berat Badan Tak Naik!

Makanan yang Perlu Dihindari Saat Sarapan

3. Bayam

Bayam kaya zat besi dan potasium sehingga dianggap terbaik untuk kebugaran dan menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan. Bayam juga rendah kalori dan memiliki gizi yang tinggi. Untuk lebih meningkatkan penyerapan zat besi dari bayam, konsumsilah makanan yang kaya vitamin C seperti tomat dan jeruk.

4. Semangka

Semangka terdiri atas 90 persen air, rendah kalori, kaya Vitamin C dan A serta magnesium. Semangka akan memberikan rasa segar ketika dikonsumsi untuk sarapan dan membuat Anda merasa kenyang untuk waktu tertentu. Semangka juga tidak mengandung lemak atau kolesterol dan membantu Anda menghemat banyak kalori.

Rajin Olahraga Tapi Berat Badan Tak Kunjung Turun, Ini Penyebabnya

7 Manfaat Minum Air Putih saat Perut Kosong, Termasuk Turunkan Berat Badan!

Mau Diet? Teh Jahe Cepat Turunkan Berat Badan, Begini Cara Buatnya

5. Telur

Banyak orang yang menganggap bahwa telur menyebabkan serangan jantung atau mempengaruhi kolesterol darah. Pada kenyataannya, telur adalah salah satu makanan terbaik untuk menurunkan berat badan.

Telur tinggi protein dan lemak sehat yang membuat Anda kenyang lebih cepat dengan jumlah kalori terbatas. Karena padat nutrisi, telur memberikan tubuh semua nutrisi yang diperlukan (13 vitamin dan mineral penting).

Studi telah menemukan bahwa telur dapat membantu mencegah makan berlebihan saat sarapan dibandingkan dengan konsumsi bagel. Telur meningkatkan penurunan berat badan dengan menekan nafsu makan.

6. Alpukat

Alpukat mengandung lemak sehat dan tinggi asam oleat tak jenuh tunggal. Ini adalah lemak yang sama yang ditemukan dalam minyak zaitun. Alpukat juga mengandung banyak air dan serat.

Penelitian telah menunjukkan bahwa kandungan lemak buah ini mampu meningkatkan beta karoten dan penyerapan karotenoid. Alpukat juga mengandung potasium dan menjadikannya sebagai salah satu sumber lemak sehat terbaik yang harus dimasukkan dalam diet penurunan berat badan Anda. 

Mau Diet? Teh Jahe Cepat Turunkan Berat Badan, Begini Cara Buatnya

7 Manfaat Minum Air Putih saat Perut Kosong, Termasuk Turunkan Berat Badan!

Nasi atau Roti, Lebih Baik Mana untuk Diet Sehat?

7. Oatmeal

Makan oatmeal untuk sarapan telah terbukti memiliki hasil penurunan berat badan yang baik. Oatmeal dikemas dengan serat (11,6 g per 100 g saji) dan dapat membuat Anda merasa kenyang untuk waktu lama. Oat mengandung beta-glukan yang meningkatkan rasa kenyang, sehingga mencegah Anda makan berlebih.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar