Tanggapan Kemenag Jatim Terkait Wacana Umrah dan Haji Tahun Ini

  Kamis, 04 Maret 2021   Praditya Fauzi Rahman
Ibadah haji sebelum masa pandemi. (GLady dari Pixabay)

SEDATI, AYOSURABAYA.COM -- Wacana pembukaan kembali ibadah umrah dan haji ke tanah suci Mekah tengah dikebut pemerintah. Kakanwil Kemenag Jatim, Ahmad Zayadi, menjelaskan sampai saat ini pihaknya masih menunggu otoritas dari Kerajaan Saudi Arabia.

“Tentu, kita menyiapkan persiapan maksimal. Baik ibadah umrah, maupun haji,” kata Zayadi kepada awak media, Kamis, (4/3/2021).

AYO BACA : Ojo Kaku-kaku Kon! Sosok Pria yang Takut Disuntik dan Videonya Viral di Surabaya

Zayadi menambahkan, pihaknya juga akan merancang skenario mitigasi haji di masa pagebluk. Harapannya, agar jamaah tidak 'kagok' saat menjalankan rukun Islam ke-5 di tanah suci kendati masih dalam masa pandemi Covid-19.

“Mitigasi, iya. Kita sadar betul, latar belakang jamaah ini, sebagian besar dari pedesaan," sambungnya.

AYO BACA : Sambut Ramadan, Pemkab Banyuwangi Siapkan Prokes untuk Salat Tarawih

Menurutnya, perlu adanya ikhtiar panjang dalam menjalankan ibadah umroh dan haji di tahun ini. Pun dengan durasi dan biaya yang dikeluarkan.

“Perlu ada ikhtitiyar yang panjang, ada tingkat kesiapan dari sisi waktu dan biaya. Tentu, akan sangat berbeda pelaksanaannya,” bebernya. 

Saat disinggung terkait kuota jamaah Jatim sejak tahun 2020 hingga 2021, Zayadi menyebut masih menunggu. Sebab, harus menyesuaikan dengan regulasi dari Arab Saudi sesuai dengan kondisi saat ini.

Mengingat, sejak awal pandemi Covid-19, Arab Saudi menutup seluruh pintu masuk dari semua negara yang hendak melakukan haji dan umrah untuk mengantisipasi dan meminimalisasi persebaran virus Corona.

“Kalau sudah ada regulasi, kemudian otoritas kerajaan saudi arabia sudah menyampaikan kepada kita, baru disiapkan,” akunya saat dijumpai di Kantor Kemenag Jatim.

AYO BACA : Tips Lolos Prakerja Gelombang 13, Persiapkan Ini Sebelum Tes Motivasi!

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar