Gagal Diet Terus? Hati-hati, Mungkin Anda Punya Penyakit Ini

  Jumat, 05 Maret 2021   M. Naufal Hafizh
[Ilustrasi] Gagal Diet Terus? Hati-hati, Mungkin Anda Punya Penyakit Ini. (Pixabay)

JAKARTA, AYOSURABAYA.COM – Selain gaya hidup tidak sehat, berat badan secara tidak bertambah karena seseorang memiliki masalah kesehatan.

Misalnya, pernahkah Anda merasa berat badan bertambah meski pola makan masih tetap sama? Saat Anda mencoba menurunkannya pun, prosesnya sangat sulit. Jika ini terjadi, kemungkinan ada masalah kesehatan yang tidak terdeteksi.

6 Manfaat Bubur Kacang Hijau, Termasuk Bantu Diet Sehat Alami

Ini 10 Menu Camilan Sehat untuk Diet, Enak Semua dan Bikin Berat Badan Tak Naik!

Bagus untuk Diet, 5 Teh Bantu Cepat Turunkan Berat Badan

Dilansir dari Eat This, berikut beberapa penyakit yang dapat menyebabkan kenaikan berat badan tanpa sebab.

1. Sindrom Cushing

"Sindrom Cushing adalah suatu kondisi medis ketika kelenjar adrenal memproduksi terlalu banyak kortisol, atau dikenal sebagai hormon stres Anda," tutur Candice Seti, psikolog klinis berlisensi.

Dia menambahkan, kondisi ini dapat terjadi akibat paparan obat kortikosteroid dalam waktu lama atau tumor jinak di kelenjar pituitari.

"Hasil dari semua kortisol ini adalah metabolisme yang jauh lebih lambat. Kemudian, lemak cenderung menumpuk di wajah, punggung atas, dan perut," katanya.

Menurut Seti, gejala tambahan dari Sindrom Cushing adalah jerawat, tekanan darah tinggi, dan kelemahan otot.

5 Manfaat Minum Teh Jahe Setiap Pagi, Termasuk Turunkan Berat Badan

Ini Jam Ngemil saat Diet agar Berat Badan Tidak Naik Lagi! 

5 Jus Untuk Mengecilkan Perut

2. Stres kronis

Hanya sedikit peningkatan kadar kortisol dari waktu ke waktu yang dapat disebabkan oleh stres kronis atau kecemasan, dapat merusak tubuh.

"Banyak orang tidak menyadari seberapa besar stres dapat memengaruhi kesehatan fisik, dan menimbulkan kerugian yang sangat besar," tutur SaVanna Shoemaker.

"Untuk mengetahui dengan pasti apakah Anda memiliki kadar kortisol yang tinggi, Anda harus memeriksakannya kepada dokter," kata Shoemaker.

3. Kelelahan adrenal

Kelelahan adrenal yang dapat disebabkan oleh stres merupakan suatu kondisi yang meliputi sekumpulan gejala nonspesifik, seperti nyeri tubuh, kelelahan, gugup, gangguan tidur, dan masalah pencernaan.

Kelelahan adrenal adalah masalah nyata pada wanita yang disebabkan oleh terlalu banyak stres dan dapat memiliki efek samping yang tidak diinginkan, seperti penambahan berat badan, mengidam manis, dan kelemahan otot.

Mau Diet? Teh Jahe Cepat Turunkan Berat Badan, Begini Cara Buatnya

7 Manfaat Minum Air Putih saat Perut Kosong, Termasuk Turunkan Berat Badan!

Nasi atau Roti, Lebih Baik Mana untuk Diet Sehat?

"Wanita dengan kelelahan adrenal sering merasa frustrasi karena mereka merasa telah melakukan segalanya untuk menurunkan berat badan tetapi tidak berhasil. Nah, ini hanyalah ketidakseimbangan kimiawi yang bisa diperbaiki," kata Anna Cabeca, ginekolog dan kebidanan.

4. Penyakit hashimoto

"Hashimoto sering disalahartikan sebagai hipotiroidisme karena hasilnya sangat mirip. Dengan Hashimoto, kelenjar tiroid menjadi meradang kronis dan akhirnya menjadi tidak berfungsi, mirip dengan hipotiroidisme," kata Seti.

Padahal, keduanya sangat berbeda. Hashimoto merupakan penyakit autoimun.

"Dalam kasus ini, sel darah putih dalam tubuh mulai menyerang tiroid dan menyebabkan peradangan. Mirip dengan hipotiroidisme, penyakit Hashimoto juga dapat diobati dengan pengobatan," sambungnya.

Ingin Diet Cepat? 5 Minuman Segar dan Enak Ini Bantu Turunkan Berat Badan

Daftar Menu Sarapan untuk Diet Sehat, Enak Semua!

Menu Diet Murah yang Sehatkan Jantung dan Atasi Tekanan Darah

5. Sindrom Ovarium Polikistik

"Sindrom ovarium polikistik atau Polycystic Ovarian Syndrome (PCOS) adalah suatu kondisi yang melibatkan ketidakseimbangan hormon pada wanita. Penderita lebih cenderung resisten terhadap insulin, yang berarti tubuh mereka kurang efektif dalam mengubah gula dan pati menjadi energi," kata Megan Wong, ahli gizi terdaftar.

Karena tubuh tidak mendapatkan energi dari makanan dan membuatnya terus lapar, katanya, penderita akan berpikir ia perlu makan lebih banyak.

"Hal ini dapat menyebabkan makan berlebihan dan penambahan berat badan," katanya.

Ingin Diet tapi Tetap Makan? 5 Camilan Enak Ini Turunkan Berat Badan!

Tata Cara Diet bagi Pemilik Golongan Darah O

Khusus Pria, Ini Cara Menghitung Berat Badan Ideal dan Tips Mendapatkannya

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar