400 Guru Honorer di Malang Diusulkan Jadi PPPK, Golongan Ini Diutamakan

  Sabtu, 06 Maret 2021   M. Naufal Hafizh
[Ilustrasi] Dida Kusdana (45) mengajar di SLB A Kota Bandung, Jalan Pajajaran Kota Bandung, Senin (25/11/2019). (Ayobandung.com/Kavin Faza)

MALANG, AYOSURABAYA.COM --Wali Kota Malang Sutiaji mengusulkan sekira 300-400 guru honorer diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), utamanya golongan K-2.

"Kami komitmen kesejahteraan guru termasuk GTT (Guru Tidak Tetap) dan PTT (Pegawai Tidak Tetap). Kami benar-benar komitmen untuk pendidikan," kata Sutiaji saat audiensi dengan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Malang di Ruang Rapat Walikota, Balai Kota Malang, Jumat (5/3/2021).

Jadwal Pembukaan CPNS & PPPK 2021, serta Kuota, Syarat, Berkas, dan Jadwal Pengumumannya

Pada Februari 2021, Sutiaji mengaku melantik 83 PPPK. Sebanyak 72 orang di antaranya berprofesi sebagai guru.

Sutiaji pun berjanji berusaha semaksimal mungkin memberikan hal terbaik bagi para guru.

Sementara itu, Ketua PGRI Kota Malang, Burhanudin, menyampaikan terima kasihnya kepada Pemkot Malang atas kepedulian pemerintah kepada GTT dan PTT.

Pemerintah Pastikan Rekrut 1 Juta Guru PPPK Tahun Ini

Pada 2019, Wali Kota Malang melakukan permintaan kepada kepala dinas agar ada pengusulan mengenai nasib GTT dan PTT. Dari sini muncul Perwal Nomor 1 Tahun 2019 tentang honorium pegawai tidak tetap.

"Terima kasih atas perhatiannya, GTT dan PTT yang semula menerima Rp600.000 sampai Rp700.000, langsung paling rendah menerima Rp1,7 juta. Kami sungguh terima kasih,” kata Burhanudin, dalam keterangan resminya.

Pemerintah Segera Tetapkan Kriteria Guru PPPK! Simak Cara Daftarnya di Sini

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar