Harga Cabai di Banyuwangi Tembus RP110 Ribu per Kilogram

  Minggu, 07 Maret 2021   Andres Fatubun

BANYUWANGI, AYOSURABAYA.COM -- Harga cabai rawit di Banyuwangi tembus di angka Rp 110 ribu perkilogram. Kondisi ini ditanggapi serius oleh sejumlah konsumen atau pembeli.

Banyak pembeli yang mengeluh terkait mahalnya harga cabai ini. Mereka terpaksa harus mengurangi jumlah pembelian.

“Biasanya kalau murah bisa beli satu kilo, sekarang begini satu ons campur dengan bumbu lain. Harganya mahal, belum lagi beli berasnya. Paling ini hanya bisa buat nyambel saja. Kalau keperluan lain berat,” ucap Sri saat di pasar Tradisional Banyuwangi, Sabtu (6/3/2021).

AYO BACA : Desy Ratnasari Nyatakan Siap Jadi Wakil Gubernur, Jika Ada yang Meminangnya

Sementara itu, Iman salah satu pedagang bumbu dapur di pasar tradisional ini menyampaikan kenaikan harga cabai rawit mulai dirasakan sejak sepekan terakhir. Hingga kini, kondisinya justru terus meningkat.

“Sejak akhir tahun lalu memang sudah mahal, tapi masih di kisaran Rp 50 ribu ke bawah. Tapi sekarang sudah sampai Rp 100 ribu lebih,” katanya.

Menurut Iman, jumlah pembeli tidak berpengaruh secara signifikan. Tapi memang jumlah pembelian saja yang berkurang. “Kalau pembeli tetap ada, tapi jumlahnya dikurangi,” ujarnya.

AYO BACA : Mahfud MD Nyatakan AHY Masih Pemimpin Partai Demokrat yang Sah

Ditanya soal sebab mahalnya cabai rawit, Iman menjawab karena stok terbatas. Di sisi lain, cuaca buruk membuat panenan petani berkurang karena banyak tanaman cabai rawit yang mengalami rusak.

“Di sini itu salah satu penghasil cabai rawit terbesar. Tapi sekarang stoknya berkurang karena cuaca,” terangnya.

Dia mengakui, sebenarnya mulai kesulitan mendapatkan stok cabai rawit. Tapi, di sisi lain pedagang bersyukur karena stok yang ada mudah cepat habis.

“Ya kalau begini nggak perlu nyetok banyak, agar cepat habis. Kalau banyak, tapi pembeliannya sedikit kan kita yang bakal rugi soalnya stoknya lama habis bisa membuat cabai rawit rusak,” pungkasnya.

AYO BACA : Andi Mallarangeng Duga Jokowi Tahu Rencana Moeldoko Ingin Jadi Ketum lewat KLB

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar