Kisruh Partai Demokrat, SBY Percaya Jokowi Akan Bertindak Arif

  Minggu, 07 Maret 2021   Andres Fatubun
SBY dan Jokowi saat bertemu di Istana Merdeka. (@jokowi)

JAKARTA, AYOSURABAYA.COM -- Munculnya kubu DPP Partai Demokrat versi Kongres Luar Biasa (KLB) Sibolangit Sumatra Utara memanaskan suhu politik nasional. Pemerintahan Presiden Joko Widodo-Wapres KH Ma'ruf Amin bisa terseret bilamana pengurus DPP Partai Demokrat versi KLB mendaftarkan kepengurusannya ke Kementerian Hukum dan HAM.

AYO BACA : 2 Manfaat Kacang Panjang, Memperbesar Ukuran Payudara dan Menurunkan Gula Darah

Kepengurusan mana yang akan dianggap legal oleh pemerintah?

AYO BACA : Daftar Sayur dan Buah Penambah Darah

Dalam pidatonya SBY selaku ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat menyebut soal pemerintah, kemenkumham, dan Presiden Jokowi. Berbeda dengan penyebutan AHY yang formal, yakni Presiden Joko Widodo, maka di dalam naskah pidato SBY disebut 'Presiden Jokowi'.

Penyebutan kata 'Presiden Jokowi' ada dua kali. Pertama, SBY menyebut Presiden Jokowi dalam konteks saat AHY mengirimkan surat ke Jokowi tentang pelibatan Kepala KSP Moeldoko dalam gerakan penggulingan kepemimpinan partai yang sah. 

Yang kedua, SBY menyebut ia percaya kepada Presiden Jokowi, sebagai berikut,  "Saya percaya bahwa Bapak Presiden Jokowi, memiliki integritas dan kearifan, dalam menyikapi gerakan pendongkelan dan perebutan kepemimpinan Partai Demokrat ini."

Selanjutnya SBY menyinggung pemerintah dan negara. Ia meminta negara dan pemerintah bisa berlaku adil serta sepenuhnya menegakkan pranata hukum yang berlaku dalam situasi Partai Demokrat. 

AYO BACA : 5 Manfaat Menggoreng dengan Air Fryer

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar