Kasus Covid-19 Menurun, Alun-alun Jember Dibuka Kembali

  Minggu, 07 Maret 2021   Andres Fatubun

JEMBER, AYOSURABAYA.COM -- Pemerintah Kabupaten Jember di Provinsi Jawa Timur membuka kembali alun-alun kota untuk umum. Pembukaan ini dilakukan dengan mengawasi secara intensif penerapan protokol kesehatan di kawasan tersebut.

AYO BACA : Hasil KLB Demokrat Didaftarkan Besok, Kita Tunggu Jawaban Pemerintah

"Kebijakan sebelumnya Jalan Sultan Agung dan alun-alun kami tutup karena kasus COVID-19 yang cukup tinggi. Saat ini kami coba dibuka kembali dengan pengawasan protokol kesehatan," kata Bupati Jember Hendy Siswanto.

AYO BACA : Annisa Pohan Ungkap Dugaan Sumber Biaya Penyelenggaraan KLB Partai Demokrat

Pemerintah kabupaten sebelumnya menutup alun-alun untuk umum guna mencegah kerumunan yang bisa meningkatkan risiko penularan COVID-19. Akses menuju alun-alun ditutup pada Jumat, Sabtu, dan Ahad. Kegiatan-kegiatan pada hari bebas kendaraan bermotor di kawasan itu ditiadakan pada Minggu.

Pemerintah kabupaten menghentikan penerapan kebijakan itu setelah menilai penularan COVID-19 di wilayahnya menurun. Bupati Jember mengatakan, pengawasan penerapan protokol kesehatan juga diintensifkan di pasar-pasar tradisional dan tempat warga biasa berkerumun.

"Hal itu untuk menjaga kondisi yang sudah membaik menjadi semakin baik ke depannya. Saya yakin COVID-19 tidak terlalu lama lagi dan mudah-mudahan di bulan ini atau bulan depan seluruh wilayah Jember sudah hijau semua," katanya.

Menurut Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Jember, wilayah Kabupaten Jember sudah masuk zona kuning atau zona risiko penularan rendah. Hingga 6 Maret 2021, jumlah warga yang terserang COVID-19 di Kabupaten Jember seluruhnya 6.592 orang. Jumlah pasien yang sudah sembuh 6.098 orang dan jumlah pasien yang meninggal dunia 421 orang.

AYO BACA : Ternyata Gatot Nurmantyo Pernah Ditawari Kudeta Partai Demokrat, Namun Menolaknya

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar