PPKM Mikro Selama 2 Pekan, Satgas Tindak 6 Juta Pelanggar

  Selasa, 09 Maret 2021   Praditya Fauzi Rahman
Ilustrasi pelaksanaan operasi PPKM Mikro.

GAYUNGAN, AYOSURABAYA.COM -- Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Jawa Timur menegaskan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro selama 2 pekan, sejak 23 Februari sampai 8 Maret 2021 telah usai. Namun, PPKM Mikro masih diperpanjang lagi oleh Pemprov Jatim.

Selama 2 pekan PPKM Mikro, ada jutaan orang yang terjaring razia operasi yustisi selama penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) tahap pertama. 

AYO BACA : Denda Pelanggar PPKM Mikro Capai Rp810 Juta

Gatot menyebut, ada 6.446.175 juta orang yang terjaring razia operasi yustisi selama PPKM Mikro. Berdasarkan jumlah itu, 4.606.674 juta orang diantaranya dikenakan penindakan lantaran terbukti melanggar protokol kesehatan (prokes) selama penerapan PPKM selama 2 pekan tersebut. Sedangkan, 679.002 sisanya dikenakan sanksi penindakan secara tertulis atau peringatan.

"Tentu, yang tidak patuh prokes dan jam malam, akan kena sanksi," kata Gatot kepada AyoSurabaya.com, Selasa (9/3/2021). 

AYO BACA : Buntut Pemecatan, AHY Digugat Marzuki Alie di PN Jakarta Pusat

Jutaan pelanggar yang terjaring itu terkumpul dari jutaan kali hasil Satgas PPKM melakukan penindakan dalam razia selama hampir 5.5 juta kali di 15 kota atau kabupaten di Jatim yang menjalani PPKM. 

"Mereka (pelanggar), tidak menerapkan prokes dengan baik dan benar saat razia," sambhngnya. 

Secara detil, jenis penindakan yang dilakukan Satgas Covid-19 Jatim beragam, mulai dari penyitaan KTP, tertulis, denda administrasi, sampai teguran lisan yang berlangsung di 66.044 tempat perbelanjaan maupun mall.

Kemudian, razia dilakukan juga di 18.543 tempat wisata atau tempat hiburan, 153.419 rumah makan, 56.769 pasar tradisional, 23.618 tempat sarana transportasi publik seperti terminal, stasiun, bandara, dan pelabuhan, sampai 116.385 tempat ibadah.

Gatot mengimbau agar masyarakat tetap menerapkan prokes secara ketat, dimanapun, kapanpun, dan dengan siapapun serta tidak melakukan atau pengulangan pelanggaran lagi. Terlebih, saat ini PPKM Mikro diperpanjang oleh pemerintah.

AYO BACA : Pedangdut Terseret Suap Pengadaan Bansos, Diduga Terima Uang Rp150 Juta

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar