Diabetes dan Hal-hal Ini Sebabkan Mata Juling

  Selasa, 09 Maret 2021   M. Naufal Hafizh
[Ilustrasi] Mata juling disebabkan oleh sejumlah hal, termasuk diabetes karena penderitanya mengalami risiko tinggi mengalami mata juling. (Unsplash/Perchek Industrie)

SURABAYA, AYOSURABAYA.COM – Mata juling bisa disebabkan sejumlah hal, salah satunya diabetes.

Mata juling tidak hanya terjadi saat lahir. Pada masa kanak-kanak bahkan dewasa, seseorang bisa mengalami mata juling.

Mata juling pada dasarnya disebabkan karena kerusakan saraf. Bisa juga akibat pengaruh otot mata yang tidak bekerja. Hal ini membuat otak menerima pesan visual yang berbeda dari mata.

Mata juling atau strabismus merupakan kondisi ketika kedua bola mata tidak sejajar. Kondisi ini membuat mata seseorang melihat ke arah yang berbeda atau tidak sinkron, dan membuat fokus mata dalam melihat objek jadi berbeda.

Penyebab Adanya Kantung Mata dan 3 Cara Alami Menghilangkannya

2 Makanan Enak Ini Bantu Atasi Masalah Diabetes Tipe 2

3 Cara Mudah Bikin Bulu Mata Tampak Lebih Panjang dan Lentik

Mata juling dapat disebabkan berbagai kondisi medis yang mendasarinya, seperti cerebral palsy atau stroke.

Gejala Mata Juling

Dilansir dari healthline, seseorang yang mengalami mata juling biasanya menunjukkan berbagai gejala seperti:

- Gangguan penglihatan

- Penglihatan ganda

- Penurunan persepsi dalam penglihatan

- Kelelahan mata

- Sakit kepala

- Tidak enak badan

Pada anak-anak, kondisi mata juling biasanya terjadi saat kelahiran. Untuk mengatasinya, biasanya perlu dilakukan pembedahan atau operasi. Selain itu, untuk menanganinya bisa juga dengan menggunakan kacamata agar penglihatan membaik.

Penyebab Kram Kaki saat Malam dan Cara Mengatasinya

5 Cara agar Tetap Bahagia di Tengah Orang-orang Negatif

Asal Cabut Gigi Sebabkan Mata Buta?

Jika terjadi saat dewasa, mata juling bisa disebabkan oleh gangguan fisik, seperti cedera mata, kelumpuhan otak, atau stroke. Hal ini juga bisa terjadi terhadap seseorang yang memiliki mata malas atau rabun dekat.

Pemeriksaan Kondisi Mata

Seseorang dapat melakukan pengecekan mata untuk memeriksa kondisi matanya. Pemeriksaan ini difungsikan agar dapat melakukan pencegahan atau pengobatan dini agar kondisi tidak semakin parah. Tes yang biasa dilakukan di antaranya:

- Tes refleks cahaya kornea untuk memeriksa mata juling

- Tes ketajaman visual untuk menentukan seberapa baik dapat membaca dari kejauhan

- Tes tutup atau buka untuk mengukur pergerakan dan deviasi mata

- Pemeriksaan retina untuk memeriksa bagian belakang mata

Jika memiliki gejala fisik lain bersamaan dengan mata juling, dokter mungkin memeriksa otak dan sistem saraf untuk mengetahui kondisi lain. Untuk bayi yang memiliki mata juling, harus dilakukan pemeriksaan sebelum usia 3 tahun agar tidak semakin parah.

Tips Menambah Berat Badan yang Aman Tanpa Konsumsi Vitamin

7 Sarapan Murah Meriah untuk Turunkan Berat Badan

Jangan Pernah Sebut Anak Anda ‘Gendut’, Ini Dampaknya

Daftar Orang yang Berisiko Tinggi Mengalami Mata Juling

Seseorang memiliki risiko tinggi terkena mata juling, apabila:

Memiliki anggota keluarga dengan kondisi mata juling

- Memiliki kelainan otak atau tumor otak

- Pernah mengalami stroke atau cedera otak

- Memiliki mata malas atau rabun dekat, rabun jauh, atau kehilangan penglihatan

- Retina yang rusak

- Menderita diabetes

8 Tanaman Alami untuk Mengobati Diabetes

Sering Kencing, Bisa Jadi Tanda Hamil atau Diabetes

5 Makanan Alami yang Ampuh Turunkan Gula Darah

Perawatan Mata Juling

Penderita mata juling membutuhkan perawatan dokter. Biasanya, dokter akan memberikan obat tetes mata. Selain itu, juga akan dilakukan suntik botox untuk melemahkan otot yang menyebabkan mata juling. Perawatan-perawatan lainnya, seperti:

- Latihan mata

- Menggunakan lensa korektif, seperti kacamata atau lensa kontak

- Operasi pada otot mata tertentu, terutama jika lensa korektif atau kacamata tidak berfungsi

Jika mata juling disebabkan oleh kondisi medis, seperti tumor otak atau stroke, dokter mungkin akan meresepkan obat, pembedahan, atau perawatan lainnya untuk mengobati hal  yang jadi penyebabnya.

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar