Kasus Threesome Libatkan Anak di Bawah Umur di Pasuruan Terbongkar

  Rabu, 10 Maret 2021   Praditya Fauzi Rahman
[Ilustrasi] Kasus Threesome Libatkan Anak di Bawah Umur di Pasuruan Terbongkar. (Pixabay)

GAYUNGAN, AYOSURABAYA.COM -- Direktorat Kriminal Khusus Kepolisian Daerah Jawa Timur (Ditreskrimsus Polda Jatim) membekuk seorang tersangka kasus prostitusi online yang menawarkan threesome.

Wakil Direktur Ditreskrimsus (Wadirkrimsus) Polda Jatim AKBP Zulham Effendy mengatakan, berdasarkan Laporan Polisi Nomor LP-A/5/I/2021/SPKT Polda Jatim tanggal 25 Januari 2021, Unit IV Subdit V Siber Ditreskrimsus Polda Jatim menangkap tersangka berinisial BD, warga Bukir, Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan.

"Sekitar Januari 2021, petugas yang melakukan patroli siber melakukan analisa dan penyelidikan terduga akun yang mengunggah konten tersebut. Pada Senin (25/1/2021) petang sekitar pukul 18.30 WIB, kami mendapati keberadaan pelaku dan langsung kami buru," kata Zulham kepada awak media, Rabu (10/3/2021).

2 Jenis Perselingkuhan menurut dr Boyke, Pasanganmu Melakukannya?

Ini Profesi yang Cenderung Gampang Selingkuh, Pasangan Anda Masuk?

Personel Siber Ditreskrimsus mendapati tersangka mengelola akun media sosial WhatsApp untuk melancarkan aksinya. Korbannya merupakan anak di bawah umur berusia 16 tahun.

"Kami tangkap yang bersangkutan di Jalan S Parman, Dusun Krajan Kulon, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo," katanya.

Modus yang digunakan BD dalam melancarkan aksinya adalah berkenalan dengan korban melalui Twitter. Saat sudah mendapat kontak dan identitas korban, BD merayu korbannya melalui WhatsApp. Selanjutnya, BD menawarkan foto dan video bugil kepada korban dan pria hidung belang untuk memuaskan hasratnya. BD mengaku sudah 3 kali menggunakan jasa komersil seks dari korban.

Jangan Selingkuh Jika Tak Ingin Mental Anak Jadi Begini!

8 Alasan Utama Mengapa Orang Berselingkuh

"Tersangka melakukan tindak pidana prostitusi online dengan cara menjual korban, yang berusia 16 tahun dengan modus operandi menawarkan seks tukar pasangan (threesome) dengan harga Rp300.000 untuk ‘main’ bersama-sama," katanya.

Akibat perbuatannya, BD dijerat Pasal 27 ayat (1) Juncto Pasal 45 ayat (1) UU ITE Juncto Pasal 296 KUHP.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar