Aktivis AMP Harry Loho Dibebaskan usai Ditahan Polisi Malang 24 Jam

  Rabu, 10 Maret 2021   M. Naufal Hafizh
Massa aksi International Womans Day di Malang dibubarkan polisi. (Suara.com/Bob Bimantara)

MALANG, AYOSURABAYA.COM -- Aktivis Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) Harry Loho dibebaskan Polresta Malang Kota, Selasa (09/03/2021), pukul 20.00 WIB.

Kabar pembebasan Harry Loho disampaikan Wasekjen AMP Malang, Fhen Suhuniap, Rabu (10/3/2021).

Fhen tidak tahu persis proses pembebasannya. Saat Harry ditahan, anggota AMP yang sedang berusaha masuk ke Kantor Polresta untuk membebaskannya malah bentrok dan dibubarkan.

"Benar kawan Harry kemarin sudah dibebaskan jam 8 kemarin Selasa (9/3/2021)," kata Fhen, seperti diberitakan Suara.com.

"Akhirnya kawan Harry diantar langsung oleh LBH (Lembaga Bantuan Hukum) Surabaya Pos Malang yang mendampingi untuk keluar dari sana (Mapolresta Malang Kota)," katanya.

Sebelum dibebaskan, Fhen mengatakan, Harry diinterogasi secara terpisah dengan 26 orang massa aksi. Harry diinterogasi dan ditahan di Mapolresta Malang Kota selama 24 jam sejak Senin (8/3/2021).

"Jadi kawan-kawan yang diangkut ada 26 orang menggunakan dua mobil Dalmas. Tapi setelah di sana dipisahkan. Kawan Harry dipisahkan tersendiri dan diperiksa 24 jam lebih dan diikuti sejumlah saksi," katanya.

Sementara itu, Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Leonardus Simarmata masih belum bisa dikonfirmasi hingga berita ini diturunkan.

Adapun Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Surabaya Pos Malang masih belum membalas pesan melalui applikasi WhatsApp dari wartawan ini.

Sebelumnya, Harry ditangkap karena memecahkan mobil Dalmas Polresta Malang Kota saat aksi unjuk rasa International Women's Day Senin (8/3/2021) di Jalan Semeru. Serpihan kaca itu pun diklaim melukai salah seorang anggota Polresta Malang Kota dan saat ini sedang dirawat di rumah sakit.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar