Para Pelaku UMKM Kota Pahlawan Ingin Segera Dapatkan Vaksinasi Covid-19

  Kamis, 11 Maret 2021   Andres Fatubun
Ilustrasi pelaku UMKM di pasar tradisional. Mereka meminta segera mendapatkan vaksinasi Cobid-19. (pixabay)
AYO BACA : Siapkan Syaratnya, Kartu Prakerja Gelombang 14 Dibuka Hari Ini dan Ditutup 14 Maret

AYO BACA : Cara Mendaftar Kartu Prakerja Gelombang 14 Bagi yang Gagal di Tahun 2020

WONOKROMO, AYOSURABAYA.COM -- Sebagian masyarakat kota pahlawan masih mempertanyakan jatah vaksin Covid-19, termasuk pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kota Surabaya.
 
Mereka menilai bahwa kalangannya adalah salah satu kelompok yang rawan selama pandemi Covid-19. Sebab, selain melayani pembeli secara daring, para pedagang dan pembeli masih berbelanja produk secara konvensional. 
 
Pelaku UMKM Kedai Ketan Punel, Wahyu Darmawan ingin, pemerintah segera memberikan jatah vaksin untuk pelaku UMKM. Dengan begitu, bisa membangkitkan kembali sektor UMKM. 
 
"Warung atau tempat usaha itu, dipasangi stiker yang menyebutkan kalau para pegawainya sudah divaksin. Sehingga, saat ada pembeli yang datang ke warung itu tidak takut," tandas dia. 
 
Dengan demikian, calon pembeli akan merasa nyaman usai mengetahui pedagangnya telah melakoni vaksinasi. "Kalau ada pembeli (datang), maka ada transaksi. Otomatis roda perekonomian berputar, InsyaAllah bisa pulih kembali," sambung mantan jurnalis media cetak di Surabaya itu.
 
Selaras dengan Wahyu, Koordinator Paguyuban Pedagang Makanan Surabaya, Kusnan mengungkapkan, para pelaku usaha di Surabaya survive selama pandemik. Harapannya pun senada, pemerintah segera memberikan suntikan vaksin kepada pelaku UMKM.
 
"Kami berharap kepada pemangku kebijakan, dari Pemrov (Jatim), Pemkot (Surabaya) dan Satgas COVID-19, agar para UMKM ini juga mendapatkan vaksin," tandasnya.
 
Menanggapi hal itu, Wakil Ketua Komisi B DPRD Kota Surabaya, Anas Karno, menuturkan permintaan pelaku UMKM perihal vaksinask segera diupayakan. Anas pun mengamininya.
 
"Para pelaku UMKM sering bersinggungan langsung dengan masyarakat, ketika melakukan transaksi. Sehingga, layak mendapat vaksin, untuk mencegah penularan dan tertular," beber dia. 
 
Terpisah, Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya, drg Yohana Susi menjelaskan bahwa vaksinasi Covid-19 tentu akan dilaksanakan. Namun, prosesnya secara bertahap. 
 
Sebab, vaksinasi pada tahap pertama telah diberikan kepada para tenaga kesehatan (nakes). Yang kedua, untuk para pelayan publik (jurnalis, polisi, TNI dan sejumlah ASN). Disisi lain, vaksin yang diterima dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk kabupaten atau kota juga terbatas nan bertahap. 
 
Meski begitu, sambung dia, pemerintah akan mengupayakan u tuk memberi jatah vaksin kepada pelaku UMKM pada tahapan selanjutnya sambil menunggu proses distribusi yang akan datang.
 
"Belum bisa memastikan (kapan akan divaksinasi). Karena, menunggu distribusi vaksin dari pusat," tutup dia.

AYO BACA : Identitas 27 Korban Tewas dalam Kecelakaan Maut Bus Masuk Jurang di Sumedang

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar