Hukum Memotong Kuku dan Rambut saat Haid, Bolehkah?

  Sabtu, 13 Maret 2021   M. Naufal Hafizh
[Ilustrasi] Bolehkah perempuan yang sedang haid atau menstruasi memotong kuku dan rambut, bagaimana hukumnya dalam Islam? (Unsplash/Allison Christine)

SURABAYA, AYOSURABAYA.COM – Bolehkah perempuan yang sedang haid atau menstruasi memotong kuku dan rambut, bagaimana hukumnya dalam Islam?

Islam memberikan panduan bagi Muslimah tentang apa yang boleh dan perkara yang dilarang dikerjakan saat sedang haid.

Direktur Aswaja Center Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur KH Ma’ruf Khozin menjelaskan dalam Bab Junub (hadas besar), Imam Bukhari menulis sebuah riwayat muallaq:

Ulama Banyak yang Wafat, Pertanda Kiamat Sudah Dekat?

"Atha' berkata: Orang junub boleh melakukan bekam, memotong kuku dan rambut meskipun tidak berwudu.”

Kendati demikian, kata Kiai Ma’ruf, di sisi lain ulama tasawuf memiliki pendapat yang berbeda. Berawal dari sebuah hadis sahih yang panjang, yang menyebutkan para malaikat hilir mudik ke langit melaporkan amal manusia kepada Allah SWT, kemudian Allah bertanya: “Bagaimana saat kalian meninggalkan hamba-hamba-Ku?” Malaikat menjawab: “Kami meninggalkan mereka saat mereka dalam keadaan salat” (HR al-Bukhari).

Dari hadis ini, sejumlah ulama Shufi (Imam al-Ghazali) mengambil dalil bahwa seseorang dianjurkan untuk tidak melepaskan (dipotong) sesuatu dari dirinya kecuali dia dalam keadaan suci, seperti rambut dan kuku yang dia potong, baju yang dia lepas dan sebagainya.” (Fath al-Bari Syarah Sahih al-Bukhari, 2/330).

5 Tanda Kiamat Besar dalam Islam, Matahari Terbit dari Barat

Kesimpulannya, menurut Kiai Ma’ruf, baik orang yang junub (meskipun hadas besarnya dipaksakan seperti onani) maupun haid boleh-boleh saja untuk memotong kuku dan rambut.

“Dan anjurannya sebaiknya menunggu keadaan suci menurut Imam al-Ghazali,” kata Kiai Ma’ruf.

Ustaz Abdul Somad Jelaskan 5 Penyesalan Orang Setelah Mati

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar