Dugaan Korupsi Pembelian Tanah Program DP 0 Rupiah, KPK Kemungkinan Panggil Anies Baswedan

  Senin, 15 Maret 2021   Andres Fatubun
Gedung Merah Putih KPK. (Erwin Ibrahim)

JAKARTA, AYOSURABAYA.COM -- Terkait pengadaan tanah di Munjul Kelurahan Pondok Ranggon, Cipayung, Jakarta tahun anggaran 2019, KPK tak menutup kemungkinan memanggil Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk dimintai keterangan.

Hal tersebut disampaikan Plt Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Ali Fikri, Senin (15/3/2021). 

AYO BACA : Pekerja dari 2000-2021 Dapat Bantuan BPJS Rp3,5 Juta?

"Saya kira siapa pun saksi itu yang melihat yang merasakan kemudian yang mengetahui secara peristiwa ini kan tentu nanti beberapa saksi sudah diperiksa kemarin tentu nanti dari situ akan dikembangkan lebih lanjut siapa saksi-saksi berikutnya yang nanti akan dipanggil," kata Ali di Gedung KPK Jakarta, Senin (15/3). 

Menurut Ali, keterangan saksi dibutuhkan untuk memperjelas kontruksi ihwal rasuah tersebut. Saat ini, KPK belum mengumumkan lebih detail tentang kasus itu termasuk tersangkanya. 

AYO BACA : Ulama Habib Musthofa bin Jafar Assegaf Meninggal, Akan Dimakamkan Siang Ini

"Tentu fokusnya unsur di dalam pasal 2,  pasal 3 kan ada setiap orang ada melawan hukum, memperkaya diri sendiri, atau korporasi, ada kerugian negara itu yang kemudian nanti dibutuhkan saksi-saksi yang akan dihadirkan untuk memperjelas konstruksi peristiwa pidana yang itu diduga dilakukan oleh para tersangka yang nanti akan kami sampaikan pada waktunya nanti itu," ucap Ali.

KPK sedang melakukan penyidikan perkara dugaan korupsi pembelian tanah di beberapa lokasi untuk Program DP 0 Rupiah Pemprov DKI oleh BUMD DKI Jakarta. Dari sembilan objek pembelian tanah yang diduga digelembungkan. 

Salah satunya adalah pembelian tanah seluas 41.921 meter persegi (m2) yang berada di Munjul, Kelurahan Pondok Ranggon, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, tahun 2019. Meski demikian, KPK belum mengungkapkan nama-nama tersangka yang diduga merugikan keuangan negara senilai Rp 100 miliar. 

AYO BACA : Tanda-tanda Anda Idap Diabetes, Sering Lelah di Jam-jam Ini

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar