Vaksin CoronaVac Pengadaan Batch Pertama Kedaluwarsa 25 Maret 2021

  Senin, 15 Maret 2021   Andres Fatubun
Ilustrasi botol vaksin. (torstensimon dari Pixabay )

JAKARTA, AYOSURABAYA.COM -- Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi memberikan penjelasan perihal vaksin Covid-19 Sinovac yang disebut akan kedaluwarsa pada 25 Maret 2021. Menurut Nadia, informasi itu merujuk kepada vaksin Sinovac pengadaan vaksin batch pertama.

"Mengenai kedaluwarsa vaksin Sinovac, kami sampaikan bahwa yang akan kedaluwarsa merupakan vaksin CoronaVac (produksi Sinovac) batch pertama, yakni sebanyak 1,2 juta dosis dan 1,8 juta dosis," kata Nadia melalui keterangan video yang diterima Republika, Senin (15/3).

AYO BACA : Alasan Pemprov Jatim Tunda Operasional Izin Tambang Emas di Trenggalek

Ia menambahkan, vaksin ini telah diberikan kepada tenaga kesehatan dan petugas pemberi pelayanan publik. 

"Saat ini, vaksin ini sudah habis kami gunakan," ujarnya.

AYO BACA : Cara Pembayaran UTBK-SBMPTN 2021

Dia pun mengungkapkan, vaksin yang akan kedaluwarsa itu merupakan vaksin CoronaVac berbentuk botol kecil atau vial yang berisi satu dosis. Atau sama dengan untuk satu kali penyuntikan.

Sementara itu, Nadia menyebut vaksin Sinovac saat ini digunakan untuk vaksinasi lansia dan pemberi pelayanan publik lainnya adalah menggunakan kemasan botol besar.

"Menggunakan kemasan botol besar atau vial yang berisikan 10 dosis atau dapat diberikan kepada 10 orang sasaran vaksinasi," ujarnya. 

AYO BACA : Dugaan Korupsi Pembelian Tanah Program DP 0 Rupiah, KPK Kemungkinan Panggil Anies Baswedan

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar