3 Dampak Buruk Sering Memakai Headset

  Selasa, 16 Maret 2021   Andres Fatubun
Ilustrasi headset. (StockSnap dari Pixabay )

SURABAYA, AYOSURABAYA.COM -- Ponsel pintar selalu memberikan peringatan kepada penggunanya ketika menaikan volume melewati batas tertentu. Peringatan merupakan peraturan yang ditetapkan oleh Komite Eropa untuk Standardisasi Elektroteknik, yang menentukan bahwa perangkat pemutaran media harus memiliki nilai output maksimum 85 dB - melewati 85 dB dan pengguna harus menerima peringatan.

Sayangnya masih banyak orang sering mendengarkan musik atau menonton film menggunakan headset dengan suara yang nyaring. Padahal jika terlalu sering digunakan, apalagi jika volume suaranya terlalu keras, akan merusak sel-sel saraf pendengaran. Ketika sel saraf ini rusak, telinga akan kesulitan atau bahkan tidak bisa menghantarkan rangsang suara menuju otak. Kondisi ini membuat sulit untuk mendengarkan suara.

Mengutip alodokter.com, Tingkat kebisingan suara ditentukan dalam satuan desibel. Suara percakapan normal umumnya memiliki tingkat kebisingan sektiar 60 desibel. Sementara itu, suara keras seperti bunyi mesin, suara di lokasi pembangunan gedung, atau musik rock bisa mencapai sekitar 100–120 desibel.

AYO BACA : Denda Pelanggar Prokes di Jatim Dipakai Apa?

Untuk menjaga fungsi pendengaran, Anda disarankan untuk tidak terlalu sering mendengarkan suara bising atau nyaring. Batas tingkat kebisingan yang direkomendasikan adalah 85 desibel, dengan waktu paparan maksimal 8 jam setiap harinya.

Suara keras bisa bersumber dari banyak hal, dan salah satunya adalah melalui penggunaan headset. Terlalu sering menggunakan headset, terlebih dengan volume suara keras, bisa menimbulkan beberapa masalah kesehatan, di antaranya:
1. Tinnitus
Tinnitus adalah kondisi ketika Anda mendengar suara berdengung. Menurut beberapa penelitian, kebiasaan mendengarkan musik menggunakan headset dengan volume suara tinggi selama 3 jam atau lebih dapat meningkatkan risiko terjadinya tinnitus.

Tinnitus bisa semakin parah dan membuat pendengaran Anda terganggu, jika Anda sudah terlalu lama atau sering mendengarkan suara keras.

AYO BACA : [CEK FAKTA] Ramadan 2021 Jatuh Hari Jumat?

2. Gangguan pendengaran
Gangguan pendengaran juga dapat terjadi setelah Anda terpapar suara keras, meskipun hanya dalam waktu singkat. Ketika mengalami gangguan pendengaran, Anda mungkin akan kesulitan atau bahkan tidak bisa mendengar suara secara normal.

Gangguan pendengaran ada yang bersifat sementara dan permanen. Gangguan pendengaran sementara biasanya hanya berlangsung singkat dan bisa sembuh dengan sendirinya.

Namun, gangguan pendengaran permanen bisa saja terjadi jika Anda mendengarkan musik dengan suara yang sangat keras dalam jangka waktu lama, terlebih melalui headset.

3. Hilangnya pendengaran
Efek samping sering pakai headset yang cukup berbahaya adalah kehilangan pendengaran. Kondisi ini biasanya terjadi secara bertahap dan terkadang baru terdeteksi melalui tes pendengaran.

Kemampuan mendengar Anda mungkin telah berkurang atau hilang apabila Anda mulai menaikkan volume suara ketika menonton film, tidak jelas mendengar suara, atau kesulitan mendengar dan memahami pembicaraan orang lain.

Jika sudah mengalami kehilangan pendengaran, Anda mungkin akan membutuhkan alat bantu dengar untuk dapat berkomunikasi dengan orang lain atau mendengarkan suara.

AYO BACA : Cara Transfer Data dari Ponsel iOS ke Samsung Galaxy

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar