Polda Jatim Bekuk Pengedar Narkoba Bersenpi

  Selasa, 16 Maret 2021   Praditya Fauzi Rahman

GAYUNGAN, AYOSURABAYA.COM -- Direktorat Reserse Narkoba Kepolisian Daerah Jawa Timur membekuk seorang pengedar narkoba berinisial KD yang merupakan warga Kabupaten Mojokerto. Petugas juga menemukan dan menyita sebuah senapan api (senpi) jenis pistol beserta amunisinya dari tangan KD.

Dirnarkoba Polda Jatim, Kombes Pol Hanny Hidayat mengungkapkan, kasus ini berawal dari operasi yang dilakukan personelnya pada Senin (8/3/2021) lalu. Personelnya dapat melacak keberadaan KD yang notabene sebagai pengedar sabu yang sudah menjadi target. 

Saat KD sedang berada di Desa Sumberejo, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang, Jatim, personel Hanny langsung merangsek ke lokasi KD. Dalam penggrebekan, KD beserta barang bukti 10 bungkus plastik klip sabu-sabu seberat 5,86 gram, sebuah bong (alat hisap sabu), dan 2 buah senpi langsung diamankan dan dibawa ke Mapolda Jatim.

AYO BACA : Kabar Gembira, 67 dari 154 Kelurahan di Surabaya Nihil Kasus Perawatan Pasien Covid-19

"20 butir peluru tajam kaliber 38 mm, 2 unit senjata api (senpi) rakitan jenis revolver sebuah alat hisap sabu kami amankan, dan 1 senjata air softgun jenis FN," kata Hanny kepada awak media, Selasa (16/3/2021). 

Belum usai sampai disitu, petugas mengantongi informasi bahwa senpi milik KD diperoleh dari seorang tersangka berinisial UC. Selanjutnya, petugas membekuk UC.

Dari pengembangan terhadap UC dan KD, petugas mendapati identitas tersangka lain berinisial MAS dan langsung memburu terduga pemilik sabu-sabu itu.

AYO BACA : Jika Mudik Tahun Ini Diizinkan, Menhub Prediksi Akan Terjadi Lonjakan

"KD merupakan pemilik senpi rakitan dan pengedar sabu. Sedangkan, UC adalah pemberi senpi rakitan kepada tersangka KD," lanjut polisi dengan 3 melati dipundaknya itu.

Akibat perbuatannya, MAS dikenakan pasal 114 Ayat (1) dan 112 Ayat (1) Undang-Undang (UU) Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun hukuman penjara. Sedangkan, KD dijerat Pasal 1 Ayat (1) UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951 Juncto Pasal 55 dan 56 KUHP dengan hukuman mati atau penjara seumur hidup. Untuk UC, dijerat Pasal Pasal 1 Ayat (1) UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951 Juncto Pasal 55 dan 56 KUHP.

Kini, ketiga pelaku telah meringkuk di sel tahanan Ditresnarkoba Polda Jatim.

Foto Istimewa (Humas Polda Jatim)

AYO BACA : 5 Cara Alami Menghilangkan Daging Tumbuh

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar