Senjata Makan Tuan, Pencuri Tewas Terkena Bom Bondet yang Dibawanya Sendiri

  Selasa, 16 Maret 2021   Andres Fatubun
Ilustrasi. (OpenClipart-Vectors dari Pixabay )

BATU, AYOSURABAYA.COM -- Seorang pencuri motor di Desa Pendem, Kota Batu, tewas terkena ledakan bom bondet yang dibawanya sendiri. Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (16/3) pukul 03.00 WIB.

Kasatreskrim Polres Batu, AKP Jeifson Sitorus, menjelaskan pelaku berinisial IM (25) kedapatan melakukan pergerakan mencurigakan dan satu rekannya. Para aparat membuntuti kedua pelaku dengan kendaraan roda dua. “Kemudian para pelaku ini masuk ke dalam gang," ucap Jeifson kepada wartawan di Kota Batu, Selasa (16/3).

AYO BACA : Kabar Gembira, 67 dari 154 Kelurahan di Surabaya Nihil Kasus Perawatan Pasien Covid-19

Mengetahui telah diikuti polisi, para pelaku langsung mempercepat kendaraannya. Aksi saling mengejar antara pelaku dan beberapa polisi pun terjadi. Sampai akhirnya hanya tersisa satu petugas yang lokasinya tidak jauh dengan para pelaku.

Setiba di wilayah Desa Pendem terdengar suara ledakan di depan rumah warga, M Agung Wicaksono. Akibat ledakan ini, salah satu pelaku IM meninggal di lokasi. Sementara untuk satu pelaku lainnya berhasil melarikan diri. 

AYO BACA : Jika Mudik Tahun Ini Diizinkan, Menhub Prediksi Akan Terjadi Lonjakan

"Dan tidak jauh dari tempat tergeletaknya Imam, satu orang petugas kepolisian juga terluka cukup parah di bagian lengan dan kaki," ungkap dia.

Menurut Jeifson, para pelaku curanmor termasuk bagian dari jaringan Pasuruan. Mereka sebelumnya pernah ditangkap oleh polisi dengan kasus serupa. Keberadaan jaringan ini cukup membahayakan karena pelaku selalu membawa bom bondet setiap aksinya.

Terpisah, warga M Agung Wicaksono mengaku, mendengar ledakan bom bondet di depan rumahnya saat tengah tertidur. Kejadian ini lebih tepatnya terdengar sekitar pukul 03.00 WIB. Pada saat kejadian, dia dan warga mendengar petugas kepolisian teriak meminta tolong. 

Agung dan warga tidak berani mendekati petugas karena khawatir terjadi ledakan kembali. Sebab, ledakan yang ditimbulkan sebelumnya cukup besar yakni kaca depan rumahnya pecah. "Dan jarak ledakan dengan rumah sekitar lima meter," kata dia menjelaskan.

AYO BACA : 3 Kawasan Wisata di Bali yang "Dikebut" Masuk Zona Hijau, Langsung Ditangani Presiden

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar