Warga Tak Bebas Pergi Meski Punya Sertifikat Vaksinasi Covid-19

  Rabu, 17 Maret 2021   Aini Tartinia
[Ilustrasi] Sertifikat vaksinasi Covid-19 yang diperoleh masyarakat tidak bisa langsung dijadikan syarat dalam melakukan perjalanan. (Ayobandung.com/Kavin Faza)

JAKARTA, AYOSURABAYA.COM – Masyarakat yang sudah vaksinasi Covid-19 akan mendapatkan sertifikat. Namun, menurut juru bicara (Jubir) vaksinasi Covid-19 Kemenkes Siti Nadia Tarmidzi, sertifikat yang didapat setelah melakukan vaksinasi tidak bisa langsung dijadikan syarat dalam melakukan perjalanan.

"Karena kan kita semua tahu, kita masih berhadapan dengan pandemi Covid-19 dan saya tegaskan sertifikat vaksin tersebut belum bisa dijadikan sebagai syarat untuk pelaku perjalanan," ujar Nadia dalam siaran persnya secara virtual di YouTube Kemenkes RI, Selasa (16/3/2021).

Nadia mengatakan, siapapun yang ingin melakukan perjalanan masih harus tetap melakukan pemeriksaan tes Covid-19. Alasannya, siapapun yang sudah divaksin masih memiliki kemungkinan tertular Covid-19.

Vaksinasi Covid-19 Batalkan Puasa Ramadan? Ini Fatwa MUI

Pakar: Virus Corona B117 Tidak Kebal Vaksin, Tak Perlu Gusar Tapi Tetap Waspada

"Inilah yang wajib diketahui, walaupun sudah melewati proses vaksinasi Covid-19 bukan berarti sertifikat vaksinasi tersebut bisa diberlakukan atau digunakan untuk pelaku perjalanan," katanya.

Terkait dengan pelaku perjalanan haji, kata dia, akan dimintai bukti bahwa sudah melaksanakan vaksinasi Covid-19 oleh pemerintahan Arab Saudi.

"Selain vaksin influenza dan meningitis yang memang wajib dilakukan oleh calon jemaah haji dan umrah, kemungkinan pemerintah Arab Saudi akan menambahkan satu syarat lagi, yakni  vaksinasi Covid-19 sebagai syarat untuk bisa melakukan perjalanan umrah dan ibadah haji nanti," kata Nadia.

Vaksin CoronaVac Pengadaan Batch Pertama Kedaluwarsa 25 Maret 2021

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar