5 Kondisi yang Mengharuskan Imunisasi Anak Ditunda

  Rabu, 17 Maret 2021   Andres Fatubun
Ilustrasi imunisasi. ( Richard Duijnstee dari Pixabay )

SURABAYA, AYOSURABAYA.COM -- Vaksinasi atau imunisasi untuk anak wajib dilakukan untuk melindungi buah hati dari berbagai penyakit berbahaya. Namun pada kondisi tertentu, imunisasi tersebut tidak bisa diberikan atau harus ditunda.

AYO BACA : Jika Mudik Tahun Ini Diizinkan, Menhub Prediksi Akan Terjadi Lonjakan

Beberapa kondisi yang sebaiknya menunda imunisasi pada anak, seperti dikutip dari alodokter
1. Sakit kronis
Reaksi terhadap vaksin, seperti demam, dapat menyulitkan diagnosa dan penanganan terhadap penyakit yang diderita. Sebaliknya, gejala penyakit juga dapat disalahartikan menjadi gejala dari reaksi tubuh terhadap vaksin.

AYO BACA : Kasus Positif B117 Bertambah Seorang

2. Alergi parah
Perlu lebih waspada memberikan imunisasi pada anak yang pernah alergi akibat vaksin atau terhadap kandungan dalam vaksin. Selain itu, pemberian vaksin flu dan campak pada anak yang alergi telur perlu diberikan hati-hati lho, Bun. Meskipun umumnya dapat ditoleransi anak yang alergi, tapi kemungkinan perlu diberikan secara bertahap dan perlahan.

3. Demam tinggi
Demam tinggi dapat membuat dokter kesulitan mendeteksi jika terjadi reaksi tertentu setelah anak divaksinasi.

4. Melemahnya sistem kekebalan tubuh
Menurunnya sistem kekebalan tubuh biasanya dialami anak yang menjalani kemoterapi atau transplantasi. Meskipun vaksin mati aman diberikan, tetapi jika diberikan pada anak yang kekebalan tubuhnya sedang rendah, vaksin ini tidak dapat bekerja optimal sebagaimana pada anak sehat. Sebagian vaksinasi justru dapat memicu penyakit pada penerima imunisasi dengan kekebalan tubuh yang lemah.

5. Ada orang serumah yang sedang sakit
Sebaiknya tunda pemberian vaksin, jika di rumah sedang ada orang sakit dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah.

AYO BACA : Ustaz Abdul Somad Ceritakan Keutamaan dan Amalan Utama Saat Syaban

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar