Libur Lebaran Cuma 2 Hari, Mudik Tanggung ?

  Jumat, 19 Maret 2021   Andres Fatubun
Ilustrasi arus mudik di tahun 2017. (ayosurabaya)

JAKARTA, AYOSURABAYA.COM -- Anggota Komisi IX DPR Rahmad Handoyo menilai kebijakan yang diambil pemerintah terkait mudik Lebaran sudah sangat baik. Apalagi, sebelumnya, pemerintah juga sudah memangkas cuti bersama melalui surat keputusan bersama (SKB) tiga menteri. Dengan begitu, praktis libur Lebaran 2021 hanya dua hari yakni 13-14 Mei.

"Saya kira dengan memangkas cuti bersama itu saudara kita yang akan mudik yang khususnya dari para pekerja akan berpikir ulang karena tidak efektif kan libur cuma sehari dua hari di saat ada satu hari raya banyak yang pulang," kata Rahmad, seperti dikutip dari Republika, Jumat (19/3).

Rahmad juga mengimbau, agar aparatur sipil negara (ASN) tidak bepergian ke luar kota pada saat libur panjang. Lonjakan kasus covid-19 terbukti kerap terjadi pada saat libur panjang. 

AYO BACA : Polisi Amankan Sepasang Kekasih Pemeran Video Syur Bogor

"Karena memang kita masih era pandemi meskipun sudah menunjukan hasil tren relatif landai tapi kan kita harus waspada," ucap politikus PDI Perjuangan itu.

Selain itu, dia juga mengapresiasi, strategi gas rem yang dilakukan pemerintah dalam rangka penanganan covid-19. Pemerintah dinilai memahami psikologis masyarakat yang mulai bosan dengan situasi saat ini.

"Meskipun pemerintah tidak melarang tapi saya selaku parlemen, pertama, nggak perlu pergi ke luar kota kalau memang benar-benar tidak urgen, tidak perlu sekali, ketika nanti mudik lebaran cukup bersilaturahim dari media sosial itu tidak mengurangi kita suasana lebaran kita," ungkapnya.

AYO BACA : Daftar Warga yang Pasti Tak Lolos Kartu Prakerja Gelombang 15, Anda Termasuk?

Dia mengimbau, masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan. 

"Harus menjadi kata kunci kita salah satu yang harus kita lakukan tidak boleh kita tawar dan yang paling penting adalah kita juga menghindarkan kerumunan dan meminimalkan mobilitas yang tidak perlu," ucapnya. 

Libur Lebaran Cuma 2 Hari
Pemerintah telah menyepakati dan menetapkan perubahan cuti bersama tahun 2021. Kesepakatan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) tiga menteri diantaranya Menteri Agama (Menag), Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menteri PANRB) Nomor 281 Tahun 2021, Nomor 1 Tahun 2021, Nomor 1 Tahun 2021 tentang Perubahan Atas Keputusan Bersama Menag, Menaker, Menteri PANRB Nomor 642 Tahun 2020, Nomor 4 Tahun 2020, Nomor 4 tahun 2020 Tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2021.

"Dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) sebelumnya terdapat tujuh hari cuti bersama. Setelah dilakukan peninjauan kembali SKB, maka cuti bersama dikurangi dari semula tujuh hari menjadi hanya tinggal dua hari saja," kata Muhadjir dalam Rapat Koordinasi di Kantor Kemenko PMK, pada Senin (22/2) lalu. 

Sebelumnya Menhub Budi Karya menegaskan, kepastian diperbolehkannya mudik Idul Fitri 2021 masih perlu dikoordinasikan terlebih dulu. Budi menuturkan, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) tidak memiliki kewenangan memutuskan hal tersebut pada masa pandemi Covid-19.

"Saya tegaskan, boleh tidaknya mudik, bukan kewenangan Kemenhub, tapi kami berdiskusi dengan kementerian dan lembaga terkait karena Satgas Covid-19 juga akan memberikan arahan," kata Budi dalam rapat kerja dengan Komisi V DPR, Selasa (16/3). 

AYO BACA : Link Resmi Daftar Kartu Prakerja Gel 15 di prakerja.go.id, Bukan di 7 Situs Ini!

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar