Polres Malang Buru Sopir Mikrolet Biang Kerok Kebakaran SPBU Kedungkandang, Kerugian Rp750 Juta

  Sabtu, 20 Maret 2021   Andres Fatubun
Ilustrasi pemadaman kebakaran . (David Mark dari Pixabay )

MALANG, AYOSURABAYA.COM -- Polresta Malang Kota masih mencari sopir mikrolet yang diduga menjadi biang keladi kebakaran Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) jalan Mayjend Sungkono, Kedungkandang, Kota Malang pada Kamis, (18/3/2021) malam.

Kasat Reskrim Polresta Malang Kota, Kompol Tinton Yudha mengatakan sopir mikrolet sampai saat ini masih dalam pencarian karena kabur. Tetapi identitasnya sudah dikantongi polisi. Polisi juga sudah memeriksa 3 saksi mereka operator dan petugas SPBU.

AYO BACA : Sulit Tidur Nyenyak? Hubungan Seks Bikin Tidur Lelap, Ini Sebabnya

“Identitasnya supir sudah kami kantongi, namun belum bisa kita temukan. Nanti kalau semua sudah clear, mulai hasil labfor dan rekaman CCTV. Baru bisa terungkap siapa yang harus bertanggung jawab atas kejadian ini,” ujar Tinton, Jumat, (19/3/2021).

Tinton mengungkapkan, saat ini polisi sedang melakukan pendalaman soal dugaan temuan drum-drum isi BBM di dalam mikrolet yang diduga sebagai sumber letupan api. Polresta Malang Kota sudah melakukam olah TKP bersama tim Labfor Polda Jatim. Kini mereka menunggu hasilnya.

AYO BACA : Daftar 8 Kode Pelat Nomor Kendaraan di Jatim, Sudah Tahu?

“Saya belum bisa katakan itu ada drum atau jirigen isi minyak atau tidak. Yang jelas kita tunggu hasil dari tim Labfor dulu. Termasuk menggali keterangan dari saksi-saksi. Kita police line dulu, SPBU sementara tutup hingga semua selesai,” imbuh Tinton.

Sementara itu, putra pemilik SPBU Jalan Mayjend Sungkono, Zahroni mengungkapkan taksiran sementara kerugian mencapai Rp750 juta. Kebakaran ini juga sudah dilaporkan ke Pertamina dan Polisi. Kini mereka melakukan renovasi akibat kebakaran agar bisa segera kembali beroperasi.

“Yang terbakar satu unit mesin dan beberapa unit lainnya. Belum menghitung semua (kerugian), perkiraan ya Rp750 juta. Sementara fokus renovasi,” tandasnya. 

AYO BACA : PPKM Mikro Jatim Diperpanjang hingga 5 April, Adakah Perubahan?

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar