Jatim Terbebas dari Zona Merah Covid-19 sejak 1 Maret

  Minggu, 21 Maret 2021   Andres Fatubun
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. (@khofifah.ip)

SURABAYA, AYOSURABAYA.COM -- Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, mengatakan saat ini tidak ada zona merah Covid-19 di Jatim. Hanya tersisa 16 kabupaten/kota yang masuk dalam zona kuning. Menurut Khofifah, hal ini menjadi bukti bahwa pelaksanaan PPKM Mikro sudah berada di jalur yang benar.

AYO BACA : Kapan Pendaftaran Prakerja Gelombang 15 Ditutup?

Dalam catatan ayosurabaya.com, Jatim terbebas dari zona merah sejak 1 Maret 2021.

AYO BACA : Kiamat Jatuh Pada Hari Jumat?

Khofifah berpendapat keberhasilan PPKM Mikro di Jatim tidak lepas dari partisipasi aktif dari masyarakat melalui Kampung Tangguh yang telah ada sebelumnya. Pelaksanaan PPKM Mikro  sangat sesuai dengan kondisi yang telah berlangsung di lapisan masyarakat paling bawah yaitu tingkat RT/RW. Meski demikian, Khofifah tetap meminta masyarakat untuk tidak lengah atau menurunkan kewaspadaan.

"Bersama dengan berbagai elemen, masyarakat harus tetap waspada dan ketat menerapkan protokol kesehatan dimanapun, dengan harapan wilayahnya bisa terus membaik dan menjadi zona hijau," ucapnya.

Berdasarkan data nasional per 20 Maret 2021 kasus Covid-19, terdapat 289 kasus positif baru dan 296 kasus konfirmasi sembuh di Jatim. Sementara jumlah pasien dirawat 2.114 orang dari total kumulatif 136.397 orang atau 1,55 persen. Adapun angka kumulatif kesembuhan di Jatim sebesar 91,38 persen dan angka kematian sebesar 7,07 persen.

Selanjutnya, jumlah pelaksanaan rapid test di Jatim hingga 20 Maret 2021 mencapai 1.883.794 tes. Menurut Khofifah, capaian tes ini termasuk yang tertinggi di Indonesia. Sementara untuk pelaksanaan pemeriksaan PCR di Jatim mencapai 1.419.941 dengan positivity rate enam persen.

AYO BACA : Warga Pergoki Ibu Kepala Desa Berduaan Bersama Bawahannya

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar