Kelompok Warga yang Sudah Pasti Gagal Mendaftar Kartu Prakerja Gelombang 16

  Jumat, 26 Maret 2021   M. Naufal Hafizh

SURABAYA, AYOSURABAYA.COM – Tidak semua warga Indonesia dapat lolos dan menerima insentif dari program kartu prakerja gelombang 16 yang dibuka Kamis (26/3/2021). Ada sejumlah kelompok warga yang sudah pasti gagal mendapatkan bantuan tersebut.

Adapun kelompok masyarakat yang sudah pasti gagal lolos prakerja gelombang 16 ini adalah mereka yang menerima program bantuan sosial lain seperti DTKS, BSU dan BPUM.

AYO BACA : Kuota Berkurang 50%, Kapan Kartu Prakerja Gelombang 16 Ditutup?

Selain itu, Penerima Kartu Prakerja di tahun 2020 juga tidak dapat lagi mendaftar.

Kemudian, orang-orang yang pasti tidak lolos adalah mereka yang melanggar persyaratan dan ketentuan peserta Kartu Prakerja tahun 2021. Adapun persyaratan peserta dari penerima prakerja di tahun 2021 antara lain:
1. Warga Negara Indonesia berusia 18 tahun ke atas (pencari kerja atau penganggur, lulusan baru, korban PHK, pekerja buruh atau karyawan, wirausaha)
2. Tidak sedang mengikuti pendidikan formal
3. Bukan penerima bansos Kemensos (DTKS), BSU, dan BPUM
4. Bukan TNI/Polri, ASN, Anggota DPR/D, BUMN/D, dan lainnya
5. Demi pemerataan, setiap KK dibatasi hanya 2 anggota keluarga yang dapat menerima Kartu Prakerja.

AYO BACA : Seorang Wanita Asal Pangandaran Tewas Tanpa Busana di Hotel Surabaya

Selain itu, Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja mempunyai prioritas pendaftar yang akan diterima untuk menjadi penerima insentif. Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja, Denni Puspa Purbasari, membeberkan pihaknya mempunyai prioritas untuk masyarakat yang dapat diterima pada program Kartu Prakerja.

Prioritas tersebut adalah masyarakat yang mempunyai tanggungan 3 orang atau lebih, bekerja pada sektor informal, bekerja pada sektor UMKM, mempunyai gaji yang relatif rendah, dan mereka yang paling terdampak akibat pandemi.

Kelompok tersebut akan diprioritaskan untuk menjadi penerima Kartu Prakerja. 

Selain prioritas untuk lolos, juga terdapat golongan masyarakat yang tidak akan diterima sebagai penerima insentif. Mengacu pada Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Permenko) Nomor 11 Tahun 2020, terdapat daftar hitam yang tidak diperbolehkan menerima Kartu Prakerja.

Adapun daftar hitam yang dimaksud adalah mereka yang berstatus sebagai pejabat negara, pemimpin dan anggota DPRD, ASN, prajurit TNI, anggota kepolisian, kepala dan perangkat desa, direksi, komisaris, dan dewan pengawas pada BUMN atau BUMD.

AYO BACA : Bumi Dikeliling Arus Meteor, Waspada Ramadan 2021

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar