Cara Mengetahui Anda Kena Tilang Elektronik Surabaya hingga Cara Bayar Tilang

  Sabtu, 27 Maret 2021   M. Naufal Hafizh
[Ilustrasi] Tilang elektronik (E-Tilang) atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) di Kota Surabaya diberlakukan mulai Selasa (23/3/2021). Lantas, bagaimana cara mengetahui bahwa Anda yang kena tilang elektronik? (Pixabay)

SURABAYA, AYOSURABAYA.COM -- Tilang elektronik (E-Tilang) atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) di Kota Surabaya diberlakukan mulai Selasa (23/3/2021). Lantas, bagaimana cara mengetahui bahwa Anda yang kena tilang elektronik?

7 Cara Kerja ETLE Jatim

Untuk mengetahui hal itu, Anda pelu memahami 7 alur kerja dari ETLE. Dikutip dari situs resmi ETLE Jatim, berikut cara kerja ETLE:

1. SENSOR KAMERA

Implementasi kamera dengan perangkat lunak intelijen untuk menangkap pelanggaran-pelanggaran lalu lintas.

2. VALIDASI BUKTI

Pencocokan foto No Pol dengan hasil pembacaaan perangkat lunak yang didukung Automated Number Plate Recognition (ANPR).

3. VALIDASI DATA REGIDENT

Pencocokan fisik kendaraan(pada foto dan video) dengan data-data dari database registrasi dan identifikasi kendaraan bermotor.

4. PENCETAKAN DOKUMEN

Alamat pemilik kendaraan didapatkan dari database registrasi dan identifikasi kendaraan bermotor disertakan pada dokumen konfirmasi dan alamat pengiriman pada amplop.

5. PENGIRIMAN

Pengiriman surat konfirmasi via POS

6. KONFIRMASI

7. PENYELESAIAN

Setelah Anda mendapatkan Blangko Tilang, maka Anda dapat menyelesaikan pelanggaran terkait dengan membayarkan via Bank menggunakan kode pembyaran yang anda terima.

Dari uraian di atas dapat disimpulkan Anda akan mengetahui jika kena tilang ketika mendapat kiriman dari ETLE Jatim lewat Pos.

10 Jenis Pelanggaran Lalu Lintas yang "Diincar" Kamera Tilang Elektronik

Berikut 10 jenis pelanggaran tilang elektronik sesuai dengan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ), seperti dikutip dari Suara (Jaringan Ayo Media Network)

  1. Melanggar rambu lalu lintas dan marka jalan
  2. Tidak mengenakan sabuk keselamatan
  3. Mengemudi sambil mengoperasikan smartphone
  4. Melanggar batas kecepatan
  5. Menggunakan pelat nomor palsu
  6. Berkendara melawan arus
  7. Menerobos lampu merah
  8. Tidak menggunakan helm
  9. Berboncengan lebih dari tiga orang
  10. Tidak menyalakan lampu saat siang hari untuk pengendara motor

Selain 10 jenis pelanggaran di atas, ELTE juga dapat mendeteksi nomor polisi kendaraan di luar wilayah tersebut. Sehingga pendatang juga harus menaati aturan lalu lintas yang berlaku.

Kamera ETLE juga mampu menindak pelaku kejahatan di jalan raya, mengirimkan video 10 detik yang memperlihatkan sebelum, saat, dan sesudah pelanggaran. Bahkan teknologi ETLE dapat merekam pelanggaran lalu lintas di malam hari meskipun tidak ada petugas.

Cara Mengecek Denda Tilang secara Online

Nah, kali ini AyoSurabaya.com akan merangkum bagaimana mekanisme pengecekan denda tilang secara online di kota pahlawan.

1. Buka laman resmi ETLE di etle.jatim.polri.go.id

2. Masukkan nomor referensi pelanggaran dan plat nomor kendaraan atau NRKB saat hendak mengecek pelanggaran yang dibebankan kepada pemilik kendaraan. Sebagai catatan, nomor referensi tersebut hanya bisa diperoleh bila pelanggar atau pemilik kendaraan telah menerima surat pelanggaran atau surat tilang

3. Klik opsi 'Periksa'

4. Tunggu beberapa saat sampai hasilnya muncul di layar monitor.

5. Ikuti tahapan sesuai alur dan proses dari pihak terkait

Oleh karena itu, tetaplah berhati-hati dalam berkendara di jalan raya. Tetap gunakan helm SNI dan safety riding, atur batas kecepatan, dan patuhi beragam rambu-rambu lalu lintas di jalan.

Cara Membayar Denda Tilang Elektronik Lewat Teller, ATM, dan Mobile Banking BRI

Pengendara yang kedapatan melanggar aturan akan dikirimi "surat cinta" untuk segera menyelesaikan denda tilang maksimal tujuh hari setelah mendapatkan pemberitahuan tersebut. Pembayaran denda dilakukan melalui Bank Rakyat Indonesian (BRI) dapat melalui teller, atm, atau mobile banking. Berikut caranya:

Teller

- Ambil nomor antrian transaksi teller dan isi slip storan

- Isikan 15 angka Nomor Pembayaran Tilang pada kolom (Nomor Rekening) dan Nominal titipan denda tilang pada slip setoran

- Serahkan slip setoran kepada Teller BRI

- Teller BRI akan melakukan validasi transaksi

- Simpan Slip Setoran hasil validasi sebagai bukti pembayaran yang sah

- Slip setoran diserahkan ke penindak untuk ditukarkan dengan barang bukti yang disita

ATM

- Masukkan Kartu Debit BRI dan PIN Anda

- Pilih menu Transaksi Lain > Pembayaran > Lainnya > BRIVA

- Masukkan 15 angka Nomor Pembayaran Tilang

- Di halaman konfirmasi, pastikan detil pembayaran sudah sesuai seperti Nomor BRIVA, Nama Pelanggar dan Jumlah Pembayaran

- Ikuti instruksi untuk menyelesaikan transaksi

- Copy struk ATM sebagai bukti pembayaran yang sah dan disimpan

- Struk ATM asli diserahkan ke penindak untuk ditukarkan dengan barang bukti yang disita

Mobile Banking

- Login aplikasi BRI Mobile

- Pilih menu Mobile Banking BRI > Pembayaran > BRIVA

- Masukkan 15 angka Nomor Pembayaran Tilang

- Masukkan nominal pembayaran sesuai jumlah denda yang harus dibayarkan, Transaksi akan ditolak jika pembayaran tidak sesuai dengan jumlah denda titipan

- Masukkan PIN

- Simpan notifikasi SMS sebagai bukti pembayaran

- Tunjukkan notifikasi SMS ke penindak untuk ditukarkan dengan barang bukti yang disita.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar