Calon Penumpang Pesawat di Juanda Diimbau Tak Mengandalkan GeNose, Kenapa?

  Jumat, 02 April 2021   Praditya Fauzi Rahman
Ilustrasi calon penumpang pesawat menggunakan tes GeNose. (ayosurabaya/Kavin Faza)

SEDATI, AYOSURABAYA.COM - Alat pendeteksi dini virus SARS CoV-2 atau Corona telah tersedia di sejumlah rumah sakit dan fasilitas umum, seperti terminal, stasiun, hingga bandara. Jenisnya pun beragam, mulai dari Rapid Test, Swab, hingga GeNose.

Untuk GeNose sendiri, sudah dioperasikan terlebih dulu di kota pahlwan, tepatnya di Stasiun Pasar Turi beberapa waktu lalu. Lalu, menyusul di Bandara Internasional Juanda. Namun, GeNose C-19 di Bandara Internasional Juanda masih baru tahap awal. Bahkan, calon penumpang diimbau tak mengandalkan GeNose sebagai satu-satunya syarat penerbangan.

AYO BACA : Wakil Ketua Komisi III DPR Minta Polisi Tangkap Pengemudi Fortuner Arogan yang Acungkan Senjata Api

Direktur Utama (Dirut) PT Angkasa Pura I di Terminal 1 Faik Fahmi menjelaskan, ketersediaan alat dan kapasitas pemeriksaan GeNose C19 di bandara masih terbatas. Oleh karena itu, pihaknya berharap untuk menggunakan fasilitas tes lainnya sebagai alternatif.

"Calon penumpang, diharap tetap menggunakan layanan tes PCR dan swab antigen," kata Faik pada awak media, Jumat (2/4/2021). 

AYO BACA : Setelah Menikahi Aurel Hermansyah, Atta Halilintar Takut dengan Hal Ini

Faik menegaskan, hal itu dilakukan untuk mencegah penularan dan menghindari penumpukkan antrean di bandara. Para calon penumpang juga diharal datang lebih awal, sekitar 4 jam sebelum boarding pass atau waktu keberangkatan pesawat 

"Yang ingin menggunakan layanan GeNose di bandara, diharap dapat tiba di bandara 3 hingga 4 jam, sebelum waktu keberangkatan," ujarnya.

Meski begitu, untuk mengantisipasi membeludaknya pengguna GeNose, pihaknya hendak menerjunkan sejumlah petugas khusus. Petugas yang akan dilibatkan Faik adalah gabungan petugas dari petugas bandara, penyedia layanan Farma Lab, sampai Angkasa Pura Supports sebagai mitra penyedia layanan. 

Bila ada yang teridentifikasi positif atau reaktif dalam tes itu, petugas langsung mengarahkan calon penumpang ke PCR. "Ketika teridentifikasi potensi itu (Covid-19), petugas langsung mengarahkan calon penumpang ke layanan PCR atau antigen," tutupnya.

AYO BACA : Atta Halilintar Menikah dengan Aurel Hermansyah Sabtu, Tak Tahu Kenapa Nikahi Loli

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar