Waspada Efek Seroja di Jatim, Cuaca Buruk hingga Gelombang Tinggi

  Kamis, 08 April 2021   Praditya Fauzi Rahman
[Ilustrasi] Waspada Efek Seroja di Jatim, Cuaca Buruk hingga Gelombang Tinggi. (Pixabay)

TANJUNG PERAK, AYOSURABAYA.COM -- Fenomena hidrometeorologi berupa tanah longsor, banjir, hingga badai dipengaruhi siklon tropis seroja melanda Nusa Tenggara Timur (NTT) juga berimbas ke Jawa Timur (Jatim).

Kepala BMKG Maritim Tanjung Perak Surabaya Taufiq Hermawan mengatakan, khusus untuk wilayah Jatim, dampak secara langsung tidak seperti yang dialami di NTT.

Taufiq mengatakan, siklon tersebut bergerak menjauh dari Indonesia dan berdasarkan pantauan pihaknya, saat ini telah berada pada koordinat 112 BT-16,3 LS atau sekitar Samudra Hindia sisi Selatan Jatim.

"Dampaknya, 2-3 hari ini cuaca di Surabaya hujan lebat, pada sore hingga petang," kata Taufiq, Kamis (8/4/2021).

Untuk wilayah Sidoarjo, bisa dirasakan ada angin kencang. Hal itu merupakan salah satu dampak yang tak langsung.

"Seroja ini, pusatnya di NTT. Tapi, bisa mengakibatkan cuaca yang kurang baik (di wilayah Jatim)," ujarnya.

Namun, untuk wilayah perairan, dampaknya adalah gelombang tinggi yang signifikan. Data dari BMKG menyebutkan, ada 14 titik kemaritiman di Jatim yang memiliki ketinggian gelombangnya cukup signifikan. Khususnya, di wilayah Perairan Samudra Hindia Selatan Jatim.

"Di selatan Jatim dan Samudra Hindia Selatan Jatim, kenaikan gelombang cukup signifikan, 4 sampai 6 meter. Ada 14 wilayah kemaritiman, garis besarnya di bagian utara, bisa mengalami kenaikan 1-2 meter. Walaupun, siklon ini sudah menjauh, tapi kekuatannya masih tetap kuat. Sehingga, dampak tidak langsungnya masih bisa kita rasakan," tuturnya.

BMKG Tanjung Perak Suranaya juga memberikan peringatan dini kepada nelayan tradisional selalu  waspada. Alasannya, prediksi kondisi gelombang masih akan terjadi, antara 2 hingga 3 hari ke depan.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar