Update Gempa Jatim: Identitas 8 Korban Meninggal Dunia, Gubernur Khofifah Turut Berduka Cita

  Minggu, 11 April 2021   Andres Fatubun
Sejumlah warga beraktivitas di depan rumah yang mengalami kerusakan akibat dampak dari Gempabumi Selatan Malang M 6,1 di Kabupaten Malang, Sabtu (10/4). FOTO: BPBD Kabupaten Malang.

SURABAYA, AYOSURABAYA.COM -- Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Timur hingga pukul 22.00 WIB, total sebanyak delapan orang meninggal dunia, masing-masing lima orang asal Lumajang dan tiga orang lainnya tinggal di Kabupaten Malang. 

Untuk data korban jiwa di Lumajang, dua korban meninggal dunia adalah pasangan suami istri, Ahmad Fadholi dan Sri Yani, warga Desa Tempurejo, Kecamatan Tempursari, yang tertimpa batu besar saat melewati jalur Piket Nol.

AYO BACA : Update Gempa Jatim: 6 Meninggal Dunia dan Satu Luka Berat Dampak Gempa M6,1

Sedangkan, korban yang tertimpa reruntuhan bangunan yakni Saden warga Dusun Tawon Songo, Desa Pasrujambe, Kecamatan Pasrujambe, kemudian Juwanto dan Nasar warga Desa Kaliuling, Kecamatan Tempursari.

Berikutnya, data korban jiwa warga Kabupaten Malang semuanya berada di Kecamatan Ampelgading, masing-masing bernama Imam asal Desa Sidorenggo, Munadi (Desa Wirotaman), dan Misni (Desa Tamanasri). Ketiga korban jiwa meninggal dunia setelah tertimpa material rumah.

AYO BACA : Penyebab Gempa Jatim

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menyampaikan turut berduka cita atas korban meninggal dunia akibat gempa bumi Sabtu sekitar pukul 14:00 WIB. Gempa itu diketahui berpusat di barat daya Kabupaten Malang.

"Saya atas nama pribadi dan mewakili Pemerintah Provinsi Jatim turut berbela sungkawa terhadap adanya korban jiwa akibat gempa," ujarnya ditemui usai menggelar rapat koordinasi penanganan gempa bersama pejabat Forkopimda di Gedung Negara Grahadi di Surabaya, Sabtu (11/4) malam.

Kepada keluarga korban, orang nomor satu di Pemprov Jatim tersebut juga mendoakan agar selalu diberi kesabaran dan kekuatan dengan adanya ujian bencana ini. 

"Semoga keluarga diberi ketabahan, dan almarhum/almarhumah diberi tempat yang layak di sisi Allah SWT," ucap gubernur perempuan pertama di Jatim itu.

AYO BACA : Gempa Selatan Malang M 6,1 Berdekatan Pusat Gempa Merusak Jawa Timur Masa Lalu

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar