Puasa Bahaya bagi Penderita Sakit Mag, Mitos atau Fakta?

  Selasa, 13 April 2021   M. Naufal Hafizh
Ilustrasi sakit mag. (Darko Djurin/Pixabay)

SURABAYA, AYOSURABAYA.COM — Para penderita sakit mag tak perlu takut untuk puasa Ramadan. Berdasarkan banyak hasil penelitian, puasa justru memperbaiki kerusakan lambung.

“Puasa menyebabkan (sakit) mag hanya mitos, justru banyak manfaat di baliknya. Dengan berpuasa (sakit) magnya bisa membaik,” kata Ketua Pergizi Pangan Indonesia, Prof Hardinsyah, dikutip dari Antara, Kamis (9/5/2019).

Namun, khusus bagi penderita sakit mag akut, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu.

Dia menjelaskan, puasa baik untuk menyembuhkan sakit mag karena adanya proses autophagy pada tubuh.

Autophagy adalah proses pembersihan sel tubuh oleh lisosom yang menyedot dan menyerap sel-sel rusak, sel mati, dan polutan yang dihasilkan oleh makanan, minuman, dan lingkungan selama tubuh beraktivitas sehari-hari.

Lisosom bekerja seperti alat pembersih ruangan, menyedot lalu mencacah sel rusak menjadi bahan dasar komponen gizi seperti air, protein, dan mineral yang berguna untuk membentuk sel baru lagi, jelas dia.

Saat berpuasa, proses autophagy menjadi optimal karena lambung istirahat dari makan dan minum selama 12 hingga 13 jam.

Saat puasa tubuh melakukan efisiensi, seperti rasionalisasi dalam tubuh, katanya.

Berbuka dan sahur

Hardinsyah menyarankan agar tidak makan berlebihan saat sahur dan berbuka, mengurangi konsumsi protein dan karbohidrat, dan memperbanyak buah dan sayur segar.

Bagi penderita tukak lambung, misalnya, hindari makanan berlemak dan berprotein tinggi yang justru akan membentuk tambahan asam pada lambung.

Dia menganjurkan menambah porsi sayur dan buah agar pH meningkat sehingga lambung tidak terlalu asam.

Ketika kita banyak makan (makanan) hewani pH turun lagi, jadi rendah lagi. Kita banyak makan lemak pH lambung kita rendah lagi. Padahal kita ingin mencegah jangan sampai rendah, jadi harus ada sayur dan buahnya, tuturnya.

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar