Apa Konsekuensi Menolak Membayar Zakat ?

  Jumat, 16 April 2021   Andres Fatubun
Ilustrasi membayar zakat.

SURABAYA, AYOSURABAYA.COM -- Dalam Islam, umat Muslim diwajibkan untuk membayarkan zakatnya. Untuk itu, jika ada umat Muslim yang menolak membayar zakat, bagaimana hukumnya?

Dalam kitab Minhajul Muslim karya Syekh Abu Bakar Jazir Al-Jaza’iri dijelaskan, orang yang menolak membayar zakat karena mengingkari kewajibannya adalah kafir.

AYO BACA : Ini Urutan Surat Pendek yang Dibaca saat Salat Witir

Sedangkan orang yang menolak membayarnya karena kikir tetapi ia mengakui kewajibannya, maka ia telah berdosa dan zakat darinya harus diambil secara paksa dengan memberikan teguran kepadanya.

Jika ia membangkang tidak mau membayarkannya, maka dianjurkan untuk ‘memerangi’ dia sampai dia menunaikan zakatnya. Hal ini sebagaimana firman Allah SWT dalam Alquran Surah At-Taubah ayat 11:

AYO BACA : Begini Salat Tarawih di Rumah dan Urutan Bacaan Surat Pendeknya

“Fa in tabuuw wa aqamuq as-sholata wa aata-u az-zakata fa ikhwanakum fiddin,”. Yang artinya: “Jika mereka bertaubat, mendirikan sholat dan menunaikan zakat, maka (mereka itu) adalah saudara-saudara seagama,”.

Dalam sejarahnya, Sayyidina Abu Bakar As-Shidiq kerap memerangi orang-orang yang menolak membayar zakat. Beliau berkata: “Demi Allah, seadainya dia menolakku untuk membayar seekor anak kambing yang dulu biasa mereka bayarkan kepada Rasulullah SAW, maka mereka akan aku perangi karena (menolak membayar zakat)-nya,”.

Kemudian, para sahabat lain pun mendukung sikap Sayyidina Abu Bakar. Dan kemudian hari, dukungan para sahabat tersebut kemudiakan dijadikan bahan rujukan atas kesepakatan para ulama mengenai ketentuan hukum bagi orang-orang yang menolak membayarkan zakatnya.

AYO BACA : Petasan Meledak di Jombang: Anak Tewas, Ibu Terluka Bakar

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar