Sebelumnya Polisi Izinkan Mudik Sebelum 6 Mei, Kini Dilarang

  Jumat, 16 April 2021   Andres Fatubun
Arus mudik 2018. (ayosurabaya)

JAKARTA, AYOSURABAYA.COM -- Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Polisi Istiono meralat pernyataannya sendiri yang mempersilakan masyarakat mudik sebelum tanggal 6 Mei 2021. Kini, pihaknya justru tidak merekomendasikan hal itu karena adanya aturan karantina yang diberlakukan di setiap daerah.

\"Pada hakikatnya sebelum tanggal 6 Mei tidak direkomendasikan untuk mudik mendahului,\" kata Istiono dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (16/4).

AYO BACA : Ini Urutan Surat Pendek yang Dibaca saat Salat Witir

Menurut Istiono, sesuai Surat Edaran (SE) Nomor 13 Tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriyah/2021 dan Upaya Pengendalian Penyebaran Covid-19 selama Bulan Suci Ramadhan mengatur soal fungsi penanganan yang mewajibkan pendatang melaksanakan karantina selama 5x24 jam. Kecuali untuk tujuan bekerja, perjalanan dinas, kunjungan keluarga sakit, kunjungan duka keluarga meninggal dunia, dan ibu hamil yang didampingi dua anggota keluarga untuk kepentingan bersalin.

\"Jadi, tidak direkomendasikan karena wilayah tujuan mudik menyiapkan karantina selama 5 hari sesuai SE Nomor13 Tahun 2021 dari Satgas Covid-19,\" kata Istiono.

AYO BACA : Begini Salat Tarawih di Rumah dan Urutan Bacaan Surat Pendeknya

Sebelumnya, saat saat meninjau skema penyekatan mudik Lebaran 2021 di Gerbang Tol Palimanan, Rabu (16/4), Istiono mempersilakan masyarakat yang ingin mudik sebelum 6 Mei. Istiono bahkan memastikan akan memperlancar arus lalu lintas. 

\"Kalau ada yang mudik awal ya silakan saja, kita perlancar,\" kata Istiono.

Menurutnya, sebelum 6 Mei 2021, pemerintah juga tidak melarang warga untuk bepergian ke mana pun, asalkan tetap menaati protokol kesehatan Covid-19. Untuk itu, dipastikan kalau ada yang memaksa mudik lebih awal, pihaknya tidak akan melakukan penyekatan dan menyuruh memutar balik ke daerah asal.

Namun, Istiono menambahkan, ketika telah memasuki tanggal 6 sampai 17 Mei, jalur utama mudik yang berada di Pulau Jawa, Sumatra, maupun Bali akan dijaga ketat oleh petugas.

\"Setelah tanggal 6 Mei, mudik tidak boleh dan kita sekat,\" kata  Istiono.

AYO BACA : Petasan Meledak di Jombang: Anak Tewas, Ibu Terluka Bakar

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar