Berkata Kasar Batalkan Puasa?

  Minggu, 18 April 2021   Andres Fatubun
Ilustrasi. ( ashish choudhary dari Pixabay )

SURABAYA, AYOSURABAYA.COM -- Berpuasa tidak hanya semata-mata menahan nafsu lahiriah, seperti makan, minum, dan berhubungan intim di siang hari. Dalam berpuasa juga hendaknya menahan diri dari nafsu batin, seperti menggunjing, mencela, bergosip, berkata dusta hingga mengadu domba.

AYO BACA : Cara Menghitung THR Bagi Pekerja yang Belum 12 Bulan Sesuai Ketentuan Pemerintah

Imam Nawawi dalam kitabnya, Riyadlush Shalihin, mengungkapkan, Rasulullah SAW senantiasa menjaga anggota tubuhnya dari perbuatan buruk dan menyimpang. Hadis yang bersumber dari Abu Hurairah RA, meriwayatkan Rasulullah SAW bersabda, ''Di saat seseorang di antara kalian berpuasa, maka jangan berkata kotor dan menyimpang. Jika ada seseorang yang memakinya atau memukulnya, hendaklah ia (orang yang berpuasa) mengucapkan, 'Sesungguhnya saya sedang berpuasa.' Hadis Muttafaqun alaihi.

AYO BACA : Berapa THR yang Diterima Pekerja Harian Lepas?

Imam Nawawi mengatakan, Rasulullah SAW mengingatkan orang yang berpuasa sebaiknya menyibukkan tubuh dan lisannya untuk kebaikan, dengan cara membaca ayat-ayat suci Alquran serta berzikir. Lebih lanjut, Rasulullah SAW mengancam seseorang yang berpuasa, tetapi tidak meninggalkan ucapan dan perbuatan bohong. Puasa seseorang tersebut tidak akan mendapatkan pahala sama sekali.

Hadis Rasulullah SAW yang bersumber dari Abu Hurairah RA mengatakan, Nabi Muhammad SAW bersabda, ''Barangsiapa tidak meninggalkan ucapan bohong dan melakukan kebohongan, maka Allah SWT tidak membutuhkan dia meski meninggalkan makan dan minum.'' Hadis riwayat Bukhari.

Kenalilah dan waspadailah perkara-perkara yang membatalkan nilai pahala puasa, yaitu:

  • Berdusta
  • Suka menggosip
  • Suka memfitnah
  • Mengadu domba
  • Memberikan sumpah Palsu
  • Berkata kasar, menghina atau merendahkan orang lain
  • Melihat dengan syahwat
  • Menyentuh wanita bukan mahramnya
  • Marah tanpa alasan yang jelas
  • Berkelahi
  • Menampakan aurat
  • Makan rizki haram, baik zat atau cara mencarinya, seperti menipu, menyogok, sogokan atau jadi perantaranya dan berbagai maksiat dan kezoliman lainnya.

AYO BACA : Uang Insentif Kartu Prakerja Bisa Dibelikan Apapun, Benarkah?

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar