Pekerja Mengundurkan Diri Sebelum Lebaran Masih Bisa Dapatkan THR?

  Senin, 19 April 2021   Andres Fatubun
Ilustrasi. (StartupStockPhotos dari Pixabay )

SURABAYA, AYOSURABAYA.COM -- Lebaran segera tiba. Tunjangan Hari Raya bagi pekerja yang berhak mendapatkannya pun akan segera diberikan. 

Namun bagaimana jika sebelum lebaran, ternyata seorang pekerja mengundurkan diri. Apakah dia masih bisa mendapatkan THR atau tidak?

Landasan Hukum 

Pekerja yang mengundurkan diri atau resign 30 hari sebelum hari raya Idul Fitri berhak mendapatkan Tunjangan Hari Raya. 

AYO BACA : Cara Menghitung THR Bagi Pekerja yang Belum 12 Bulan Sesuai Ketentuan Pemerintah

Hal tersebut diatur dalam Pasal 7 Ayat 1 Permenaker No.6/2016. Disebutkan bahwa:   
(1) Pekerja/buruh yang hubungan kerjanya berdasarkan perjanjian kerja waktu tidak tertentu dan mengalami pemutusan hubungan kerja terhitung sejak 30 (tiga puluh) hari sebelum Hari Raya Keagamaan, berhak atas THR Keagamaan.

Artinya pekerja PKWTT atau pekerja tetap berhak mendapatkan THR jika ia masih dalam tenggang waktu yang ditentukan oleh pasal 7 ayat 1 Permenaker No.6/2016, yakni 30 (tiga puluh) hari. Jika lebih dari 30 hari, maka pekerja yang bersangkutan tidak berhak.

Contoh Kasus

Seorang pekerja tetap bernama Dewi mengajukan pengunduran diri dari sebuah perusahaan pada awal Februari 2021. Pengunduran dirinya berlaku efektif mulai 19 April. Sementara Hari Raya Idul Fitri jatuh pada 13 Mei. 

AYO BACA : Cara Menghitung THR Pekerja Harian

Maka Dewi berhak mendapatkan THR karena pengunduran dirinya masih dalam tenggang waktu yang ditentukan. Pengunduran diri Dewi terhitung masih 25 hari. Namun jika Dewi sudah resign pada 1 April maka ia tidak berhak mendapatkan THR karena lebih dari masa tenggang waktu. 

Tidak Berlaku Bagi Pekerja Kontrak

Aturan pemberian THR bagi pekerja yang mengundurkan 30 hari sebelum Hari Raya Keagamaan ini tidak berlaku bagi pekerja kontrak.

Pasal 7 Ayat 3 Permenaker No.6/2016, menyebutkan:

(3) Ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) tidak berlaku bagi Pekerja/Buruh yang hubungan kerjanya berdasarkan perjanjian kerja waktu tertentu, yang berakhir sebelum Hari Raya Keagamaan.

 

AYO BACA : Nama Anak yang Disukai Rasulullah SAW

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar