5 Gejala Diabetes yang Jarang Disadari & Cara Alami Mengobati Diabetes

  Senin, 19 April 2021   M. Naufal Hafizh
Ilustrasi -- 5 Gejala Diabetes yang Jarang Disadari & Cara Alami Mengobati Diabetes. (Unsplash/Usman Yousaf)

SURABAYA, AYOSURABAYA.COM – Pernahkah Anda sakit kepala tanda sebab yang jelas, barangkali itu gejala diabetes yang sedang Anda alami. Ada gejala-gejala diabetes yang jarang disadari orang-orang. Artikel ini akan membahas tentang faktor penyebab diabetes, gejala diabetes yang jarang disadari, dan cara alami mengobati diabetes.

Padahal, diabetes bisa membahayakan nyawa penderitanya dengan stroke, serangan jantung, hingga kerusakan ginjal.

Diabetes adalah kondisi yang menggambarkan terlalu banyak gula dalam aliran darah. Ini disebabkan oleh tubuh yang tidak cukup memproduksi hormon insulin, atau tubuh tidak bereaksi terhadap insulin.

Fungsi insulin adalah membantu mengubah gula dalam darah menjadi energi.

"Diabetes merupakan penyakit kronis dan progresif. Jadi memahami bagaimana mengenali gejala adalah kunci untuk menjaga tingkat gula darah yang sehat," tulis Healthline.

AYO BACA : Tanda-tanda Anda Idap Diabetes, Sering Lelah di Jam-jam Ini

Namun, gejala awal diabetes tidak sama untuk semua orang. Beberapa orang mengembangkan tanda-tanda umum, sedangkan lainnya dapat mengalami gejala langka.

Menurut Express, berikut gejala-gejala diabetes yang mungkin tidak disadari:

1. Penglihatan kabur

Tanda pertama adalah penglihatan kabur atau mata bengkak. Beberapa pasien mengeluhkan mereka sulit fokus pada objek tertentu.

2. Kulit lebih gelap di bagian leher

Diabetes dapat memunculkan bercak kulit gelap dan timbul di lipatan leher. Penyebabnya adalah tingkat insulin yang tinggi dalam darah, yang mendorong reproduksi sel secara cepat.

3. Sakit kepala

Beberapa penderita diabetes mungkin sering merasa pusing tanpa alasan yang jelas.

4. Disfungsi ereksi

Pria dapat mengalami disfungsi ereksi jika memiliki kadar gula darah yang tinggi. Ini disebabkan oleh kerusakan saraf dan pembuluh darah.

AYO BACA : Waspada Diabetes! 6 Makanan Tidak Manis Ini Tinggi Gula

Sementara itu, dampak diabetes pada wanita kemungkinan mereka memiliki libido yang lebih rendah dari biasanya.

5. Kesemutan atau sensasi gatal

Penderita mungkin merasa sensasi gatal atau kesemutan yang lebih sering dari biasanya dan umumnya terjadi tiba-tiba.

Gula darah tinggi dapat menyebabkan kerusakan serabut saraf di tubuh, paling sering di tangan dan kaki. Ini akan membuat kulit seolah kesemutan yang parah.

Faktor Penyebab Diabetes

Ada beberapa faktor seseorang bisa menderita diabetes. Dilansir dari halodoc, berikut faktor-faktor tesebut:

Faktor risiko diabetes tipe 1, antara lain:

  • Faktor riwayat keluarga atau keturunan, yaitu ketika seseorang akan lebih memiliki risiko terkena diabetes tipe 1 jika ada anggota keluarga yang mengidap penyakit yang sama, karena berhubungan dengan gen tertentu.
  • Faktor geografi, orang yang tinggal di daerah yang jauh dari garis khatulistiwa, seperti di Finlandia dan Sardinia, berisiko terkena diabetes tipe 1. Hal ini disebabkan karena kurangnya vitamin D yang bisa didapatkan dari sinar matahari, sehingga akhirnya memicu penyakit autoimun.
  • Faktor usia. Penyakit ini paling banyak terdeteksi pada anak-anak usia 4–7 tahun, kemudian pada anak-anak usia 10–14 tahun.
  • Faktor pemicu lainnya, seperti mengonsumsi susu sapi pada usia terlalu dini, air yang mengandung natrium nitrat, sereal dan gluten sebelum usia 4 bulan atau setelah 7 bulan, memiliki ibu dengan riwayat preeklampsia, serta menderita penyakit kuning saat lahir.

Faktor risiko diabetes tipe 2, antara lain:

  • Berat badan berlebih atau obesitas.
  • Distribusi lemak perut yang tinggi.
  • Gaya hidup tidak aktif dan jarang beraktivitas atau berolahraga.
  • Riwayat penyakit diabetes tipe 2 dalam keluarga.
  • Ras kulit hitam, hispanik, Native American, dan Asia-Amerika, memiliki angka pengidap lebih tinggi dibandingkan dengan ras kulit putih.
  • Usia di atas 45 tahun, walaupun tidak menutup kemungkinan dapat terjadi sebelum usia 45 tahun.
  • Kondisi prediabetes, yaitu ketika kadar gula darah lebih tinggi dari normal, tapi tidak cukup tinggi untuk diklasifikasikan sebagai diabetes.
  • Riwayat diabetes saat hamil.
  • Wanita dengan sindrom ovarium polikistik, yang ditandai dengan menstruasi tidak teratur, pertumbuhan rambut berlebihan, dan obesitas.

Cara Mengobati Diabetes

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengobati diabetes.

Pengobatan diabetes tipe 1, antara lain:

  • Hormon tertentu untuk mengontrol glukosa darah. Pemberian hormon ini dengan cara disuntikkan pada lapisan di bawah kulit sekitar 3–4 kali sehari sesuai dosis yang dianjurkan dokter.
  • Pola makan sehat dan olahraga teratur untuk membantu mengontrol tingkat glukosa darah.
  • Merawat kaki dan memeriksakan mata secara berkala untuk mencegah komplikasi lebih lanjut.

Pengobatan diabetes tipe 2, antara lain:

  • Menghindari makanan berkadar glukosa tinggi atau berlemak tinggi.
  • Meningkatkan makanan tinggi serat.
  • Melakukan olahraga secara teratur, minimal 3 jam setiap minggu.
  • Menurunkan dan menjaga berat badan tetap ideal.
  • Menghindari atau berhenti merokok.
  • Menghindari atau berhenti mengonsumsi minuman beralkohol.
  • Menjaga kesehatan kaki dan mencegah kaki terluka.
  • Memeriksa kondisi kesehatan mata secara rutin.

Selain itu Anda dapat mengonsumsi kelapa dengan berbagai manfaatnya bagi gula darah.

Itulah penyebab diabetes, gejala diabetes yang jarang disadari, dan cara mengobati diabetes secara alami, termasuk dengan mengonsumsi kelapa.

AYO BACA : 4 Manfaat Ajaib Air Kelapa terhadap Gula Darah Anda

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar