Gagal di Gelombang 15, Apa Perlu Daftar Lagi di Gelombang 17?

  Rabu, 21 April 2021   Andres Fatubun

SURABAYA, AYOSURABAYA.COM -- Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja telah memberitahukan peserta yang lolos Kartu Prakerja Gelombang 15 melalui SMS dan dashboard akun prakerja.

Head of Communication Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja, Louisa Tuhatu, kepada Ayojakarta.com (Ayo Media Network) mengimbau kepada mereka yang berhasil lolos wajib menonton video terkait Kartu Prakerja. Hal ini supaya mereka tidak lagi kebingungan melakukan transaksi pembelian pelatihan.

Namun jika tidak lolos di gelombang-gelombang sebelumnya, apakah warga harus melakukan pendaftaran ulang untuk gelombang 17?

Dikutip dari halaman FAQ Kartu Prakerja, jawabannya adalah "Tidak, jika gagal seleksi gelombang karena kuota habis, kamu dapat mengikuti seleksi periode Gelombang berikutnya. Tidak perlu mengulang lagi proses pendaftaran dari awal."

Kapan Gelombang 17 Dibuka

Di akun resmi IG Kartu Prakerja, banyak yang menanyakan kapan gelombang 17 akan dibuka.

Akun rinti.ana membantu menjawab "untuk gelombang 17 akan dibuka jika penerima Prakerja di gelombang 12-16 ada yang di blacklist karena ada yang belum membeli pelatihan. Jadi harap bersabar ya kak! Yuk cek instagram kita untuk informasi seputar Prakerja"

Akun lainnya, kitakompeten_jateng, ikut menjawab "Gelombang 17 dibuka nunggu batas akhir pembelian pelatihan gelombang 16 selesai. Kuota Gelombang 17 diambil dri mreka yg di dis krn blm beli pelatihan selama 30 hri dari gelombang sebelum2 nya. Pejuang yg belum lolos senasib acung bareng2 smoga ke 17 lolos" 

Sementara Pelaksana Kartu Prakerja melalui Instagram memberikan jawabannya.

"Mohon ditunggu untuk pendaftaran gelombang berikutnya ya. Pasti akan kami infokan melalui media sosial Prakerja," ujarnya menjawab pertanyaan netizen yang dikutip Ayojakarta.com (Ayo Media Network), Jumat (2/4/2021).

AYO BACA : Peserta Prakerja Gelombang 15 Masih Bisa Dicoret dan Dialihkan ke Gelombang 17

Sebelumnya, Head of Communication Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja Louisa Tuhatu menegaskan bahwa terdapat opsi lain yang tengah direncanakan pihaknya.  

"Gelombang 17 akan dibuka bila ada kepesertaan dari gelombang 12-16 yang dicabut karena tidak membeli pelatihan pertama dalam 30 hari sejak mereka ditetapkan sebagai penerima Kartu Prakerja," ujar Loisa kepada Ayojakarta, Rabu (31/3/2021). 

Hal ini sesuai dengan Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Permenko) Nomor 11 Tahun 2020, bahwa setiap penerima Kartu Prakerja memiliki waktu 30 hari untuk membeli pelatihan pertama sejak tercatat menjadi peserta Kartu Prakerja. 

Apabila lewat dari batas tersebut dan penerima belum membeli pelatihan pertama, maka kepesertaan penerima Kartu Prakerja akan dicabut dan dimasukkan ke dalam daftar hitam.

Jumlah Kuota yang Dicabut

Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja sedang memberikan waktu kepada peserta Kartu Prakerja gelombang 15 untuk membeli pelatihan pertama. Adapun tenggat waktunya yaitu pada 22 April 2021 pukul 23.59 WIB.

Nantinya, jika ada yang melampaui batas waktu tersebut, status kepersertaan mereka akan dicabut. Kuota kepesertaan yang dicabut akan digunakan untuk mengisi gelombang tambahan, yaitu gelombang 17.

Berdasarkan pemberitaan sebelumnya, jumlah penerima kartu prakerja yang kepersetaannya dicabut atau hangus atau masuk daftar hitam adalah sebagai berikut.  

- Gelombang 12, sekitar 11 ribuan
- Gelombang 13, sekitar 12 ribuan
- Gelombang 14, 8.198 orang. 

Maka jika dijumlah, total peserta yang dicabut dari Gelombang 12 hingga 14 sebanyak 31 ribuan. 

AYO BACA : Apakah PRT Berhak Meminta / Mendapatkan THR ? Bagaimana Cara Menghitungnya ?

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar