Fakta Terbaru Mudik 2021 Dilarang & Jenis Mudik yang Dibolehkan

  Jumat, 23 April 2021   M. Naufal Hafizh
Ilustrasi mudik 2021 dilarang pemerintah, baik saat lebaran maupun sebelum dan sesudahnya. (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)

SURABAYA, AYOSURABAYA.COM – Ada sejumlah fakta terbaru tentang mudik 2021 dilarang pemerintah, mulai dari perpanjangan dan jenis mudik yang dibolehkan.

Berikut ini fakta-fakta terbaru tentang larangan mudik 2021:

1. Mudik Diperpanjang

Masa berlaku aturan pelarangan mudik lebaran diperpanjang.  Dari sebelumnya 10 hari, menjadi satu bulan., yakni mulai 22 April hingga 24 Mei 2021.

Hal itu ditetapkan melalui Addendum Surat Edaran Nomor 13 Tahun 2021 itu diteken oleh Ketua Satgas Covid-19 Doni Monardo pada 21 April 2021.

"Maksud dari addendum surat edaran ini adalah mengatur pengetatan persyaratan pelaku perjalanan dalam negeri (PPDN) selama H-14 peniadaan mudik (22 April - 5 Mei 2021) dan H+7 peniadaan mudik (18 - 24 Mei 2021)," tulis Doni Monardo dalam Addendum SE Satgas.

Sementara selama masa peniadaan mudik 6-17 Mei 2021 tetap berlaku surat edaran satuan tugas penanganan Covid-19 nomor 13 tahun 2021.

"Tujuan addendum surat edaran ini adalah untuk mengantisipasi peningkatan arus pergerakan penduduk yang berpotensi meningkatkan penularan kasus antardaerah pada masa sebelum dan sesudah periode peniadaan mudik," ucapnya.

2. Perubahan Surat Edaran Satgas

AYO BACA : Bisa buat Beli Baju Lebaran, Ini 10 Pekerjaan Online yang Tak Usah Keluar Modal

Berikut perubahan aturan SE Satgas terkait larangan mudik lebaran:

A. Setiap pelaku perjalanan dalam negeri selama H-14 peniadaan mudik (22 April - 5 Mei 2021) dan H+7 peniadaan mudik (18 - 24 Mei 2021) wajib memenuhi ketentuan sebagai berikut:

1. Penumpang pesawat domestik dan kereta api; wajib menunjukkan surat negatif Covid-19 melalui tes swab PCR atau rapid tes antigen yang berlaku 1x24 jam, atau hasil negatif tes GeNose C19 secara langsung di Bandara atau Stasiun sebelum keberangkatan, serta mengisi e-HAC Indonesia.

2. Penumpang transportasi laut dan penyeberangan laut; wajib menunjukkan surat negatif Covid-19 melalui tes swab PCR atau rapid tes antigen yang berlaku 1x24 jam, atau hasil negatif tes GeNose secara langsung di Bandara sebelum keberangkatan, serta mengisi e-HAC Indonesia.

3. Penumpang transportasi umum dan kendaraan pribadi akan diperiksa surat negatif Covid-19 di tengah perjalanan, jika tidak ada maka dilakukan tes antigen atau GeNose C19 acak oleh petugas di lapangan.

B. Perjalanan pada masa larangan mudik 6-17 Mei 2021 hanya diizinkan bagi kendaraan pelayanan distribusi logistik dan pelaku perjalanan dengan keperluan mendesak atau non-mudik dengan mengantongi Surat Izin Keluar Masuk.

AYO BACA : Insentif Kartu Prakerja Bisa Buat Beli Baju Lebaran?

Mereka yang harus mengantongi izin SIKM antara lain, kerja perjalanan dinas, kunjungan keluarga sakit atau duka, ibu hamil dan satu pendampingnya, persalinan dan dua pendampingnya.

Mudik Lokal 2021

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memperbolehkan warga mudik lokal selama periode pelarangan mudik 6 - 17 Mei 2021.

Apa itu mudik lokal? Mudik lokal kurang lebih artinya mudik yang dibolehkan pemerintah di perkotaan atau kabupaten yang saling terhubung dalam kesatuan wilayah (wilayah aglomerasi).

Di Jawa Timur ada 6 kota / kabupaten yang masuk zona boleh mudik lokal, yaitu:

  1. Gresik
  2. Bangkalan
  3. Mojokerto
  4. Surabaya
  5. Sidoarjo
  6. Lamongan

Lebih lengkapnya, dalam Permenhub No PM 13 Tahun 2021, ada 36 kota dalam 8 wilayah aglomerasi yang boleh melakukan perjalanan. Berikut daftarnya:

  1. Medan, Binjai, Deli Serdang, dan Karo
  2. Jabodetabek: Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi
  3. Bandung Raya: Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kota Cimahi, dan Kabupaten Bandung Barat
  4. Yogyakarta Raya: Kota Yogyakarta, Sleman, Bantul, Kulon Progo, Gunungkidul
  5. Semarang, Kendal, Demak, Ungaran, dan Purwodadi
  6. Solo Raya: Kota Solo, Sukoharjo, Boyolali, Klaten, Wonogiri, Karanganyar, dan Sragen
  7. Gresik, Bangkalan, Mojokerto, Surabaya, Sidoarjo dan Lamongan
  8. Makassar, Sungguminasa, Takalar dan Maros.

Sanksi Jika Melanggar

Di luar 8 wilayah aglomerasi di atas, larangan mudik berlaku penuh.

Bagi masyarakat yang tidak memiliki surat perjalanan dan bepergian di luar 8 wilayah mudik lokal itu, sanksinya, pada waktu larangan mudik Lebaran 2021 akan diputar balik hingga diberlakukan tilang.

AYO BACA : BOCOR Gaji Petugas Kebersihan Pertamina Rp13 Juta, Benarkah?

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar