Cara Mencegah Diabetes tanpa Obat saat Puasa, Hindari Makanan Ini saat Buka Puasa

  Sabtu, 24 April 2021   M. Naufal Hafizh
Ilustrasi Cara Mencegah Diabetes tanpa Obat saat Puasa, Hindari Makanan Ini saat Buka Puasa. (Pixabay)

JAKARTA, AYOSURABAYA.COM – Ada cara mencegah diabetes tanpa obat saat puasa, salah satunya menjaga asupan makanan saat buka puasa.

Makanan manis dengan gula alami berguna menambah energi yang terkuras selama berpuasa. Kurma menjadi salah satu buah yang disarankan dikonsumsi saat berbuka karena memiliki kandungan gula alami.

Kandungan glukosa, fruktosa, dan sukrosa yang terdapat dalam kurma lebih cepat diserap tubuh sehingga bisa segera memulihkan energi. Selain itu, kurma tinggi potasium yang berfungsi menjaga keseimbangan elektrolit tubuh.

Waspadai Perbedaan Mengantuk Akibat Diabetes dan Mengantuk Biasa

3 Penyakit yang Bisa Diatasi oleh Sarang Burung Walet

4 Gangguan Kesehatan Akibat Mengonsumsi Softdrink secara Berlebihan

Gula alami yang dimiliki kurma juga banyak terkandung dalam buah-buahan segar. Buah-buahan tersebut kebanyakan memang mengandung glukosa, fruktosa, serta kaya akan vitamin dan mineral yang baik bagi tubuh.

Dikutip dari panduan yang dirilis British Nutrition Foundation, es-es manis dan hidangan sebangsanya yang sering dijajakan ketika buka puasa mengandung banyak gula tambahan. Mengonsumsi gula berlebih saat buka puasa akan mengakibatkan lonjakan gula darah.

Hal ini berefek buruk bagi kesehatan. Bahkan dalam jangka panjang memicu diabetes. Karena itulah kurma dan buah-buahan segar lebih dianjurkan.

Selain kurma dan buah-buahan, air mineral dan susu juga sangat disarankan sebagai teman berbuka.

8 Tanaman Alami untuk Mengobati Diabetes

Sering Kencing, Bisa Jadi Tanda Hamil atau Diabetes

5 Makanan Alami yang Ampuh Turunkan Gula Darah

Air mineral dapat kembali menghidrasi tubuh yang kekurangan cairan selama berpuasa. Sementara susu menyediakan gula dan nutrisi alami yang baik untuk mengembalikan energi tubuh.

Disarankannya susu dan buah-buahan sebagai menu berbuka bukan berarti menutup kesempatan Anda untuk menikmati protein hewani. Anda masih dapat menikmati sup berisi daging atau ayam.

Tentu dengan memperhatikan porsi keseimbangan makanan bertepung, buah, sayuran, dan kaya protein seperti dagung, ikan, telur, atau kacang-kacangan.

Kita bisa berpatokan pada Eatwell Guide. Misalnya, Anda dapat menikmati berbagai kari termasuk ikan, daging, sayuran dan kacang-kacangan yang disajikan dengan nasi, chapatti dan yogurt. Ini akan mencakup semua kelompok makanan utama dalam Eatwell Guide.

Setelah berpuasa lama, wajar jika ingin mengobati diri dengan makanan enak. Tetapi cobalah untuk menjaga jumlah makanan berlemak dan makanan atau minuman manis dalam jumlah kecil. Ingatlah bahwa saat Ramadan Anda hanya memiliki waktu yang relatif singkat setiap harinya untuk makan dan minum.

5 Buah-buahan yang Harus Dihindari Penderita Diabetes

5 Makanan yang Meningkatkan Gula Darah Selain Makanan yang Manis

Mana yang Sebaiknya Dipilih Penderita Diabetes, Gula Merah atau Gula Putih?

Karena itu cermatilah segala asupan anda agar tubuh tidak terlalu terbebani dengan banyaknya makanan yang anda konsumsi saat berbuka atau sahur. Jika bisa, berikan kesempatan pada tubuh untuk mencerna makanan yang baru saja anda konsumsi dengan melakukan latihan kecil seperti jalan santai atau lari ringan.

Latihan ini bisa dilakukan sebelum Anda melaksanakan tarawih. Jika biasanya Anda berkendara menuju masjid untuk tarawih, maka cobalah untuk ke masjid dengan berjalan santai.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar