Daftar Lengkap Lokasi Penyekatan Mudik Lebaran 2021 Jatim

  Senin, 26 April 2021   Praditya Fauzi Rahman
Daftar Lengkap Lokasi Penyekatan Mudik Lebaran 2021 Jatim. (Ayobandung.com)

Sedikitnya ada 28 titik penyekatan mudik lebaran 2021 di Jatim. Ribuan personel gabungan pun disiagakan untuk mencegah adanya pemudik.

GAYUNGAN, AYOSURABAYA.COM -- Sejumlah personel kepolisian, TNI, Linmas, hingga Dishub Provinsi Jawa Timur (Jatim) disiagakan dalam apel persiapan pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1442 H dan pelarangan mudik. Ada ribuan personel yang hadir dalam apel yang berlangsung di Mapolda Jatim pada Senin (26/4/2021) pagi ini.

Pangdam V Brawijaya Mayor Jenderal (Mayjend) TNI Suharyanto mengatakan, seluruh personel gabungan yang disiagakan itu untuk mengantisipasi masyarakat yang mudik ke sejumlah daerah di Jatim. Nantinya, seluruh personel akan disebar di sejumlah titik atau pos masing-masing untuk melakukan penyekatan.

"Pemerintah sudah memberikan batasan bahwa mulai tanggal 22 April sampai 6 Juni 2021, ini masih diizinkan perjalanan masuk Jawa Timur tentunya. Tetapi, harus menunjukkan surat bebas Covid-19," kata Suharyanto usai sambutan, Senin (26/4/2021).

Suharyanto menerangkan, usai tanggal 6 Juni 2021, masyarakat tak diperkenankan lagi mengenakan transportasi umum maupun kendaraan pribadi untuk mudik. Penyekatan itu juga salah satu wujud pemerintah dalam hal pencegahan penyebaran virus SARS CoV-2 di Jatim.

"Setelah sampai nanti tanggal 16 Juni 2021, selesai hari raya, itu tidak boleh lagi (mudik). Seluruh transportasi umum, nanti tidak beroperasi. Nah, di sinilah tugas dari aparat Polri dibantu oleh TNI dan komponen bangsa yang lain, melaksanakan penyekatan-penyekatan," ujarnya.

Titik Penyekatan Mudik di Jatim

Untuk masuk ke Provinsi Jatim, Suharyanto menyebut ada 7 titik yang akan disekat, antara lain:

  1. Ngawi Matingan-Sragen
  2. Magetan-Karanganyar
  3. Pacitan Donorojo-Wonogiri
  4. Pelabuhan Ketapang
  5. Banyuwangi-Gilimanuk Bali
  6. Jalur Tol Ngawi-Solo
  7. Tuban-Rembang-Bojonegoro-Cepu

Penyekatan mudik antar kota di Jatim

Sementara itu, untuk antar kota di Provinsi Jatim, ada 21 titik yang akan disekat, yakni:

  1. Madiun-Magetan
  2. Madura sisi utara
  3. Madura sisi selatan
  4. Gerbang tol Ngawi
  5. Gerbang tol Probolinggo
  6. Gresik-Lamongan
  7. Nganjuk-Jombang
  8. Jombang-Mojokerto
  9. Blitar-Kediri
  10. Kediri-Malang
  11. Bojonegoro-Tuban
  12. Ngawi-Madiun
  13. Sidoarjo-Pasuruan
  14. Mojokerto-Sidoarjo
  15. Pasuruan-Probolinggo
  16. Probolinggo-Situbondo,
  17. Pasuruan-Malang
  18. Malang-Lumajang
  19. Situbondo-Banyuwangi
  20. Jember-Lumajang
  21. Ngawi-Madiun.

 

Para personel gabungan akan segera di plot sesuai daerah masing-masing yang telah ditentukan tersebut. Suharyanto berharap, personel gabungan yang mengemban amanat untuk melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya. Pun dengan mengantisipasi virus Corona varian baru agar tak masuk dan merebak di Jatim.

"Jangan sampai, kejadian yang seperti saya sampaikan di luar Indonesia ini juga menimpa negara kita, bahkan di Jatim. Laksanakan tugas dengan sebaik-baiknya, bertindak tegas tapi tetap humanis," katanya.

Perihal kedatangan Pekerja Migran Indonesia (PMI) atau yang dikenal dengan TKI yang belakangan cukup banyak datang ke Provinsi Jatim, yang semula 1 bulan hanya 500 sampai 700, dia mewanti-wanti untuk tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) secara ketat dan melakukan antisipasi serta bekerja sama dengan sejumlah instansi terkait.

Pihak Pemprov Jatim pun mengaku menaruh perhatian dengan hal itu. Harapannya, para PMI yang kadung masuk ke daerah-daerah Jatim, tak membawa varian atau mutasi virus baru tersebut.

"Untuk kemarin saja, hampir 2000 (PMI). Ini menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan. Apalagi para PMI ini disinyalir membawa virus-virus varian baru, membawa virus yang belum terdeteksi. Ini pun menjadi pokok perhatian kita bahwa kalian (personel gabungan) nanti disamping melaksanakan pendekatan pengamanan, larangan," tuturnya.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar