Kartu Prakerja Gelombang 17 Dibuka Kapan, Besok Kuotanya Puluhan Ribu

  Rabu, 28 April 2021   M. Naufal Hafizh
Kartu Prakerja Gelombang 17 Dibuka Kapan, 1 Hari Lagi Kepesertaan Gel 16 Dicabut

SURABAYA, AYOSURABAYA.COM -- Kartu prakerja gelombang 17 dibuka kapan? Hal itu masih banyak dinantikan. Kabar baiknya, pembukaan gelombang selanjutnya diprediksi sebentar lagi.

Alasannya, besok, Kamis, 29 April 2021, adalah hari terakhir batas pembelian kartu prakerja gelombang 16. Jika ada peserta yang sudah lolos namun tidak membeli pelatihan, kepesertaannya akan dicabut dan dialihkan ke gelombang 17.

Sebelumnya, Head of Communication Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja Louisa Tuhatu menegaskan, "Gelombang 17 akan dibuka bila ada kepesertaan dari gelombang 12-16 yang dicabut karena tidak membeli pelatihan pertama dalam 30 hari sejak mereka ditetapkan sebagai penerima Kartu Prakerja," ujar Loisa kepada Ayojakarta, Rabu (31/3/2021). 

Melalui akun Instagram Resmi Prakerja.go.id, manajemen pelaksana mengajak peserta yang sudah lolos Gelombang 16 namun belum membeli pelatihan pertama, segera beli pelatihan pertama.

"Batas akhir pembelian pelatihan pertama bagi penerima Kartu Prakerja Gelombang 16 adalah tanggal 29 April 2021 pukul 23.59 WIB," tulisnya.

Sesuai peraturan Permenko No. 11 Tahun 2020, setiap penerima Kartu Prakerja memiliki waktu 30 hari untuk membeli pelatihan pertama sejak mendapat SMS pengumuman dari Kartu Prakerja.

Bila lewat dari tanggal tersebut, peserta yang belum membeli pelatihan pertama, maka kepesertaannya dalam program Kartu Prakerja akan dicabut.

Kuota kartu prakerja gelombang 17 pun semakin bertambah dari minggu ke minggu.

Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja Denni Puspa Purbasari mengungkap bahwa sebanyak 29 ribu orang telah dicabut kepesertaannya dari tiga gelombang yaitu gelombang 12, 13, dan 14. "Jadi ini yang tentu saja tidak memanfaatkan Kartu Prakerja," ujar Denni dalam konferensi virtual, Kamis 22 April 2021.

Sebelumnya Manajemen Pelaksana mengatakan bahwa terdapat sekitar 11 ribu orang dari gelombang 12 yang statusnya dicabut. Lalu per 6 April, terpantau 12 ribu orang di gelombang 13 belum membeli pelatihan pertama.

Lalu, pada gelombang 14 yang resmi ditutup pada 15 April 2021 lalu, terdapat pula orang-orang yang gagal menerima insentif karena tidak membeli pelatihan pertama. Louisa mengatakan bahwa terdapat lebih dari 8 ribu orang yang gagal menerima insentif sebesar Rp 3,55 juta di gelombang 14.

"Penerima Kartu Prakerja gelombang 14 yang dicabut kepesertaannya karena tidak membeli pelatihan pertama ada 8.198 orang," kata Louisa saat dihubungi Ayojakarta, Senin 19 April 2021.

Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja Denni Puspa Purbasari mengungkap bahwa sebanyak 29 ribu orang telah dicabut kepesertaannya dari tiga gelombang yaitu gelombang 12, 13, dan 14. "Jadi ini yang tentu saja tidak memanfaatkan Kartu Prakerja," ujar Denni dalam konferensi virtual, Kamis 22 April 2021.

Jumlah tersebut semakin memperbanyak kuota yang nantinya akan dipakai untuk pembukaan kartu prakerja gelombang 17.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar