Sepanjang April, Jatim Diguncang 69 Kali Gempa

  Minggu, 02 Mei 2021   Andres Fatubun
Gempa magnitudo mengguncang Jawa Timur pada 10 April yang menyebabkan rumah rusak dan korban jiwa.

SURABAYA, AYOSURABAYA.COM -- Kondisi Kegempaan Daerah Jawa Timur Periode April 2021 mengalami peningkatan signifikan. Hasil analisa Stasiun Geofisika Malang pada periode April 2021, tercatat 69 kali kejadian gempabumi. Berdasarkan kedalaman pusat gempabumi, gempabumi dangkal dengan kedalaman kurang dari 60 km (h ≤ 60 km) tercatat 60 kali kejadian.

Sedangkan 8 kali kejadian lainnya merupakan gempabumi menengah (60≤ h ≤300 km). Sementara Magnitudo terbesar yang tercatat adalah 6.7 SR dan magnitudo terkecil yang tercatat adalah 2.1 SR. Pada periode ini tidak terekam kejadian gempabumi dirasakan.

“Dari peta distribusi epicenter gempa bumi April 2021, terlihat 62 kali kejadian gempabumi terjadi di laut tersebar di selatan pulau Jawa dan 7 kali kejadian gempabumi terjadi di darat,” ungkap Kepala Geofisika Malang, Ma’muri, Sabtu (1/5/2021).

Kata Ma’muri, epicenter gempabumi yang terjadi di laut yang tersebar di selatan Pulau Jawa sebagai akibat dari subduksi pertemuan lempeng tektonik Indo-Australia dan Eurasia.

“Sedangkan gempabumi dangkal yang terjadi di darat sebagai akibat dari pergerakan patahan lokal di daerah tersebut,” papar Ma’muri.

Dengan demikian, lanjut Ma’muri, pada periode April 2021 di wilayah Jawa Timur dan sekitarnya terjadi 69 kali kejadian gempa bumi dan 4 kali kejadian gempa bumi dirasakan. Magnitudo terbesar pada periode ini adalah 6,7 SR dan magnitudo terkecil yaitu 2.1 SR.

“Pada Bulan April ini tercatat 60 kali kejadian gempabumi dangkal dan 8 gempabumi menengah. Kejadian gempabumi terbanyak terekam pada tanggal 10 April 2021, yaitu 10 kali kejadian. Kejadian gempa bumi disebabkan oleh aktivitas pertemuan lempeng tektonik Indo-Australia dengan lempeng Eurasia serta aktivitas patahan lokal,” Ma’muri mengakhiri.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar