KPK Pecat Novel Baswedan ?

  Selasa, 04 Mei 2021   Andres Fatubun
Ilustrasi KPK

JAKARTA, AYOSURABAYA.COM -- Komisi Pemberantasan Korupsi angkat bicara terkait informasi yang menyebut pemecatan terhadap penyidik senior, Novel Baswedan beserta sejumlah kepala satuan tugas (kasatgas). Pemecatan menyusul hasil tes wawasan kebangsaan, yang jadi salah satu syarat untuk beralih status sebagai aparatur sipil negara (ASN).

KPK mengaku memang telah menerima hasil tes wawasan kebangsaan dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) tersebut pada Selasa (27/4) lalu.

"Namun, mengenai hasilnya sejauh ini belum diketahui karena informasi yang kami terima data dimaksud belum diumumkan," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri di Jakarta, Senin (4/5).

AYO BACA : Besaran THR Polisi dari Pangkat Tamtama hingga Perwira Tinggi, Cair Mulai Hari Ini

Ali mengaku belum mengetahui lebih detail terkait informasi yang beredar tersebut. Dia mengatakan, KPK akan segera mengklarifikasi dengan data hasil asesmen pegawai.

Baca Juga

Kebangkitan Sektor UMKM Jadi Pendorong Petumbuhan Ekonomi
 
Selasa Dini Hari, Pemudik Sepeda Motor Padati Jalur Pantura
 
Raffi Ahmad Diminta Serius Tangani RANS Cilegon FC

AYO BACA : THR PNS CAIR HARI INI ? Ini Besarannya sesuai Peraturan

"KPK memastikan akan menyampaikan hasilnya kepada publik dalam waktu dekat dan akan kami informasikan lebih lanjut," tegasnya.

Sebelumnya, KPK bekerja sama dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN) menggelar asesmen wawasan kebangsaan untuk para pegawainya. Asesmen ini dilakukan sebagai tindaklanjut dari alih status pegawai KPK menjadi ASN.

Dalam asesmen ini, pertama, para pegawai akan menjalani tes integritas bangsa yang dilakukan untuk menilai konsistensi dari segi nilai, norma dan etika organisasi. Berikutnya, mereka juga akan menjalani tes netralitas untuk menilai ketidakberpihakan pegawai pada segala bentuk pengaruh manapun dan pihak manapun.

Selain itu, ada juga tes antiradikalisme untuk menilai kesetiaan pegawai terhadap Pancasila, UUD 1945, NKRI dan pemerintah yang sah. Selain Novel dan kasatgas, pemecatan serupa juga diterima seluruh pengurus inti wadah pegawai serta pegawai KPK yang berintegritas dan berprestasi lainnya.

AYO BACA : 10 Provinsi dengan Kenaikan Kasus dan Kasus Aktif Tertinggi, Jatim Tidak Termasuk

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar