Hasil Skrining dan Sampel PMI di Jatim akan Dikirim ke Balitbangkes Pusat

  Selasa, 04 Mei 2021   Praditya Fauzi Rahman
Hasil Skrining dan Sampel PMI di Jatim akan Dikirim ke Balitbangkes Pusat. (Kepala RSLI Surabaya)

BUBUTAN, AYOSURABAYA.COM -- Ketua Pelaksanan Relawan PPKPC-RSLI Radian Jadid membenarkan gelombang masuknya Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang terkonfirmasi positif hasil tes swab PCR dari tempat karantina Asrama Haji Surabaya. Total, ada 34 pasien PMI yang terkonfirmasi positif Covid-19, terdiri atas 17 laki-laki dan 17 perempuan yang notabene kiriman dari Satgas PMI.

Jadid menyatakan, kondisi Malaysia juga mulai ada indikasi mengarah ke persebaran virus varian baru Covid-19. Beberapa rumah sakit di sebagian kota di Malaysia sudah mulai penuh dalam menangani pasien Covid-19.

Untuk itu, pasien yang berasal dari Malaysia juga menjadi perhatian khusus.

Dari 28 April hingga 4 Mei 2021, setidaknya sudah masuk sejumlah 4.177 PMI. Lebih dari setengahnya, sekitar 2.298 PMI, berasal dari Malaysia.

"Selebihnya, berasal dari Singapura, Hongkong, dan Brunei Darussalam," kata Jadid saat dikonfirmasi, Selasa (4/5/2021).

Sementara itu, Penanggung jawab RSLI Laksamana Pertama TNI dr. I Dewa Gede Nalendra Djaya Iswara menjelaskan, pasien dari PMI akan mendapatkan perhatian khusus.

Perhatian yang dimaksud mulai dari skrining dan pengambilan sampel ulang. Selanjutnya, akan dianalisis di RSLI Surabaya dan dikirimkan ke Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) Jakarta Pusat untuk penelitian lanjut terkait kemungkinan munculnya varian baru Covid-19 maupun spesifikasi yang berkembang atas virus tersebut.

Untuk kesiapan penangan PMI tersebut, Nalendra mengimbau kepada seluruh tenaga kesehatan (nakes dan relawan di RSLI Surabaya untuk terus menjaga kondisi agar dapat bekerja menjalankan tugas dan memberikan pelayanan terbaik untuk kesembuhan pasien.

Dia juga mewanti-wanti untuk tetap menerapkan prokes secara ketat. Mulai dari mengenakan masker, menjaga jarak dari kerumunan, hingga mencuci tangan. Begitu pula dengan menjaga kesehatan tubuh masing-masing.

“Jaga kondisi, tertib, dan taat dalam penggunaan APD sesuai levelnya. Saling mengingatkan untuk keamanan, kesehatan, dan keselamatan kita (nakes dan relawan) bersama," tuturnya.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar