Berdasarkan Ilmu Falak, Perkiraan 1 Syawal 1442 Jatuh Pada 13 Mei 2021

  Selasa, 11 Mei 2021   Praditya Fauzi Rahman
Ilustrasi bulan Syawal. (Mizharu Yoshida dari Pixabay )

GAYUNGAN, AYOSURABAYA.COM -- Lembaga Falakiyah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Jawa Timur (PWNU Jatim) akan melakukan rukyatul hilal untuk menentukan 1 Syawal 1442 Hijriyah pada Selasa (11/5/2021) sore. 

Ketua PW Lembaga Falakiyah NU Jatim Shofiyullah mengatakan, berdasarkan hitungan Ilmu Falak, hilal mungkin tidak akan terpantau. Sebab, ketinggiannya pada minus 4° di bawah ufuk. Lembaga Falakiyah NU Jatim sendiri adalah bagian dari pelaksanaan rukyatul hilal. Pelaksanaannya, akan dilakukan lembaga itu di NU pusat. 

"Rukyatul hilal kita laksanakan 29 Ramadan. Karena, memang rukyat itu tanggal 29," ujarnya, Selasa (11/5/2021).

Shofiyullah menyebutkan, pelaksanaan rukyatul hilal akan dilakukan di 27 titik di Jatim dari sudut pandang Ilmu Falak. Anak bulan atau hilal, sangat mungkin tak terlihat saat dipantau hari ini. Lantaran, ijtimak terjadi pada Rabu (12/5/2021) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB. 

"Syarat lahirnya hilal, kalau sudah terjadi ijtimak. Kalau ijtimaknya belum terjadi, nggak mungkin lahir (hilal)," kata pria yang akrab disapa Gus Shofi itu.

Ketika pemantauan hilal dilaksanakan, posisi hilal adalah -4° di bawah ufuk. Namun, syarat terlihatnya hilal di Indonesia adalah minimal 2° diatas ufuk. Tapi, minus tersebut menunjukkan hilal sudah terbenam terlebih dulu sebelum waktu paling tepat pemantauan dilakukan, yakni saat terbenamnya matahari.

"Jadi, kalau (matahari) sudah terbenam, kita mau melihat apa? Kan, tidak mungkin. Minus itu, maksudnya berarti menunjukkan bulan itu saat maghrib, itu saat yang paling bagus untuk melihat hilal dan sudah terbenam lebih dulu," tuturnya.

Meski demikian, rukyatul hilal tetap bisa dilaksanakan. Mengingat, tidak terlihatnya hilal menjadi dasar untuk menentukan Ramadan, diistikmalkan (digenapkan) menjadi 30 hari. Maksudnya, Ramadan tahun ini dilaksanakan 30 hari yang berakhir pada Rabu (12/5/2021) besok.

"Kalender Hijriyah itu maksimal 30 hari, Nabi sudah memberikan pedoman bahwa kalender Hijriyah itu kalau nggak 29 ya 30," katanya

Dengan begitu, otomatis lusa besok merupakan tanggal 1 Syawal 1442 Hijriyah. Sedangkan, konteks Ramadan tahun ini berakhir pada Rabu (12/5/2021), maka pada keesokan harinya, yakni Kamis (13/5/2021) sudah memasuki 1 Syawal 1442 H alias Lebaran. 

"Kamis (13/5/2021) itu, adalah tanggal 1 Syawal," tutupnya. 

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar