Sanksi Mudik Lebaran 2021 dan Besaran Dendanya Bisa Sampai 500 Ribu

  Rabu, 12 Mei 2021   M. Naufal Hafizh
Sanksi Mudik Lebaran 2021 dan Besaran Dendanya Bisa Sampai 500 Ribu. (Ayobandung.com)

SURABAYA, AYOSURABAYA.COM -- Pemerintah telah memberlakukan larangan mudik lebaran 2021. Bagi yang nekat mudik akan mendapatkan sanksi dan besarannya bisa mencapai Rp 500 ribu.

Periode pelarangan mudik ini dimulai sejak Kamis (6/5/2021). Hal ini sesuai dengan Surat Edaran (SE) Ketua Satgas Covid-19 Nomor 13 Tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri dan Upaya Pengendalian Penyebaran Covid-19 Selama Bulan Ramadhan 1442 H.

Adapun sanksi bagi pemudik beragam, mulai dari sanksi putar balik, denda, hingga pidana.

Sanksi Mudik Lebaran 2021

Mengutip Indonesiabaik.id, terdapat beberapa sanksi yang akan dijatuhkan kepada masyarakat yang mudik tanpa surat hasil negatif Covid-19, maupun surat izin pelaku perjalanan. Di antaranya adalah:

  1. Penahanan kendaraan selama masa mudik oleh Polri bagi kendaraan travel gelap atau berpelat hitam
  2. Penyitaan kendaraan oleh Polri dan pemberian sanksi denda bagi penggunaan mobil angkutan barang untuk mudik
  3. Dikeluarkan dari jadwal pelayanan dan dilarang beroperasi selama periode Idul Fitri bagi perusahaan angkutan usaha dan badan usaha Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) yang melanggar arus transportasi yang mengacu pada peraturan Menteri Perhubungan no. 13 tahun 2021
  4. Untuk penumpang, akan diberikan sanksi berupa pengembalian ke wilayah asal perjalanan
  5. Mobil pribadi yang angkut penumpang (dipungut biaya alias travel gelap). Dikenakan Pasal 308 UU Nomor 22 Tahun 2009 yaitu pidana kurungan dua bulan atau denda Rp500.000. Mobil angkutan barang yang mengangkut penumpang, pelaku bakal dikenakan pidana kurungan paling lama satu bulan atau denda Rp250.000.

Titik Penyekatan Mudik Dijaga Polisi Bersenjata

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono membeberkan alasan anggota Polri menjaga pos penyekatan larangan mudik dengan bersenjatakan lengkap. Menurutnya, hal itu sebagai langkah antisipasi terhadap tindak kriminal pada saat pemeriksaan di pos pengamanan dan penyekatan larangan mudik.

"Bagi polri yang berhadapan dengan masyarakat, tentunya tidak pakai senpi (senjata api), tapi kita semua mengidentifikasi kemungkinan-kemungkinan yang terjadi, kecelakaan, dan adanya tindak kriminalitas," ujar Rusdi dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (10/5/2021).

Karena itu, Rusdi mengatakan, penempatan personel bersenjata lengkap bertujuan melindungi masyarakat agar tidak menjadi korban dari kegiatan atau pelaku-pelaku kriminalitas. Ia menambahkan, operasi peniadaan mudik ini melibatkan 166.734 personel gabungan TNI, Polri dan instansi lainnya di seluruh Indonesia.

"Aparat kepolisian dan instansi terkait berusaha secara optimal dapat mencegah masyarakat untuk tidak mudik," tutur Rusdi.

Polri mengimbau kesadaran masyarakat untuk tidak mudik karena masih masa pandemi Covid-19. Menurut Rusdi, hal itu bercermin pada saat libur Idul Fitri tahun kemarin. Setelah libur Idul Fitri 2020 itu, terjadi peningkatan kasus Covid-19 yang cukup tajam dari masyarakat yang terkonfirmasi Covid-19 meningkat sebanyak 93 persen.

"Juga bercermin dari kasus yang terjadi di India, dimana warga tidak mematuhi prokes secara baik sehingga di India mengalami tsunami Covid-19," tutur Rusdi.

Daftar Lengkap Lokasi Penyekatan Mudik Lebaran 2021 Jatim

7 Titik Penyekatan Mudik di Jatim

  • Ngawi Matingan-Sragen
  • Magetan-Karanganyar
  • Pacitan Donorojo-Wonogiri
  • Pelabuhan Ketapang
  • Banyuwangi-Gilimanuk Bali
  • Jalur Tol Ngawi-Solo
  • Tuban-Rembang-Bojonegoro-Cepu

Penyekatan mudik antar kota di Jatim

Sementara itu, untuk antar kota di Provinsi Jatim, ada 21 titik yang akan disekat, yakni:

  • Madiun-Magetan
  • Madura sisi utara
  • Madura sisi selatan
  • Gerbang tol Ngawi
  • Gerbang tol Probolinggo
  • Gresik-Lamongan
  • Nganjuk-Jombang
  • Jombang-Mojokerto
  • Blitar-Kediri
  • Kediri-Malang
  • Bojonegoro-Tuban
  • Ngawi-Madiun
  • Sidoarjo-Pasuruan
  • Mojokerto-Sidoarjo
  • Pasuruan-Probolinggo
  • Probolinggo-Situbondo,
  • Pasuruan-Malang
  • Malang-Lumajang
  • Situbondo-Banyuwangi
  • Jember-Lumajang
  • Ngawi-Madiun.

Iutlah sanksi mudik Lebaran 2021 dan besaran dendanya yang bisa mencapai Rp 500 ribu.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar