Doa Nabi Zakaria Agar Mendapatkan Anak

  Sabtu, 15 Mei 2021   Andres Fatubun
Ilustrasi. (Free-Photos dari Pixabay )

JAKARTA, AYOSURABAYA.COM -- Saat Nabi Zakaria AS memasuki umur paruh baya, ia meminta kepada Allah agar dikaruniai seorang anak lelaki yang bisa mewarisi kenabiannya. Sebab, dia khawatir kaumnya akan tersesat setelahnya yang tidak ada seorang nabi setelahnya.

Dalam bacaan doanya, ia sangat meminta kepada Allah karena istrinya sudah tua dan mandul. Allah berfirman dalam surat Maryam ayat 2-6 berbunyi:

ذِكْرُ رَحْمَتِ رَبِّكَ عَبْدَهٗ زَكَرِيَّا ۚ

اِذْ نَادٰى رَبَّهٗ نِدَاۤءً خَفِيًّا

قَالَ رَبِّ اِنِّيْ وَهَنَ الْعَظْمُ مِنِّيْ وَاشْتَعَلَ الرَّأْسُ شَيْبًا وَّلَمْ اَكُنْۢ بِدُعَاۤىِٕكَ رَبِّ شَقِيًّا

وَاِنِّيْ خِفْتُ الْمَوَالِيَ مِنْ وَّرَاۤءِيْ وَكَانَتِ امْرَاَتِيْ عَاقِرًا فَهَبْ لِيْ مِنْ لَّدُنْكَ وَلِيًّا ۙ

يَّرِثُنِيْ وَيَرِثُ مِنْ اٰلِ يَعْقُوْبَ وَاجْعَلْهُ رَبِّ رَضِيًّا

Zikru raḥmati rabbika ‘abdahụ zakariyyā. Iż nādā rabbahụ nidā`an khafiyyā. Qāla rabbi innī wahanal-‘aẓmu minnī wasyta’alar-ra`su syaibaw wa lam akum bidu’ā`ika rabbi syaqiyyā. Wa innī khiftul-mawāliya miw warā`ī wa kānatimra`atī ‘āqiran fa hab lī mil ladungka waliyyā. Yariṡunī wa yariṡu min āli ya’qụba waj’al-hu rabbi raḍiyyā.

“Yang dibacakan ini adalah penjelasan tentang rahmat Tuhanmu kepada hamba-Nya, Zakaria, (yaitu) ketika dia berdoa kepada Tuhannya dengan suara yang lembut. Dia (Zakaria) berkata, “Ya Tuhanku, sungguh tulangku telah lemah dan kepalaku telah dipenuhi uban, dan aku belum pernah kecewa dalam berdoa kepada-Mu, ya Tuhanku. Dan sungguh, aku khawatir terhadap kerabatku sepeninggalku, padahal istriku seorang yang mandul, maka anugerahilah aku seorang anak dari sisi-Mu, yang akan mewarisi aku dan mewarisi dari keluarga Yakub; dan jadikanlah dia, ya Tuhanku, seorang yang diridhai.”

Dijelaskan dalam buku 25 Nabi Banyak Bermukjizat sejak Adam AS Hingga Muhammad SAW oleh Usman bin Affan bin Abul As bin Umayyah bin Abdu Syams, akhirnya Allah mengabulkan doanya. Allah mengaruniai Nabi Yahya sebagai penerusnya. Belum lama ia berdoa, malaikat memanggilnya saat ia sholat di mihrab. Allah berfirman dalam surat Maryam ayat 7:

يٰزَكَرِيَّآ اِنَّا نُبَشِّرُكَ بِغُلٰمِ ِۨاسْمُهٗ يَحْيٰىۙ لَمْ نَجْعَلْ لَّهٗ مِنْ قَبْلُ سَمِيًّا

Yā zakariyyā innā nubasysyiruka bigulāminismuhụ yaḥyā lam naj'al lahụ ming qablu samiyyā.

(Allah berfirman), “Wahai Zakaria! Kami memberi kabar gembira kepadamu dengan seorang anak laki-laki namanya Yahya, yang Kami belum pernah memberikan nama seperti itu sebelumnya.” 

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar