CPNS 2021 DIBUKA MEI, Catat Tanggalnya, Formasi Ini Akan Dikurangi

  Sabtu, 15 Mei 2021   M. Naufal Hafizh
CPNS 2021 DIBUKA MEI, Catat Tanggalnya, Formasi Ini Akan Dikurangi. (Ist)

SURABAYA, AYOSURABAYA.COM -- CPNS 2021 dibuka Mei 2021. Bagi Anda yang mendaftar, ada beberapa hal yang harus diketahui, mulai dari syarat, waktu pelaksanaan, hingga formasinya.

CPNS 2021 akan berbarengan dengan rekrutmen PPPK. Sebelumnya, pemerintah juga membuka sekolah kedinasan, yang dibuka tanggal 9 hingga 30 April 2021.

Lalu, kapan CPNS 2021 dibuka? Deputi Bidang SDM dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Teguh Widjinarko mengatakan bahwa pendaftaran CPNS tahun ini akan digelar pada bulan Mei-Juni 2021.

Sementara itu, dikutip Kompas.com, tidak menutup kemungkinan pendaftaran CPNS 2021 dibuka 30 Mei 2021.

"Tanggal itu (30 Mei untuk membuka pendaftaran) betul adanya, karena memang sebagai informasi awal agar rekan-rekan di daerah bisa terinfo untuk antisipasi," ujar Kepala Biro Hukum, Komunikasi, dan Informasi Publik Kementerian PANRB Andi Rahadian, Jumat (14/5/2021).

Meskipun begitu, tim Panitia Pelaksana Seleksi Nasional (Pansenal) CPNS dan PPPK masih terus berunding mengenai kesiapan keseluruhan perekrutan Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) tahun ini.

"Sementara ini masih akan dikonfirmasi lagi. Kami rencana akan infokan lebih lanjut setelah libur Idul Fitri ini," katanya.

Kuota CPNS tahun ini sebanyak 1.275.387 orang, demikian disampaikan Menpan RB Tjahjo Kumolo dalam rapat kerja Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi dengan Komisi II DPR RI.

Adapun CPNS maupun PPPK yang akan direkrut, yakni:

  • 83.669 formasi di instansi pemerintah pusat
  • 1.191.718 formasi di instansi pemerintah daerah.
    • Guru PPPK 1.002.616 orang
    • PPPK non-guru 70.008 orang
    • CPNS sebanyak 119.094 orang.

Cara Daftar CPNS 2021

Pendaftaran CPNS, PPPK, dan Sekolah Kedinasan untuk menjadi ASN akan menggunakan satu portal, yakni sscasn.bkn.go.id. Adapun portal tersebut akan di-up date usai cuti lebaran.

Berbeda dengan tahun lalu, untuk pendaftaran CPNS tahun ini para peserta tidak perlu mengunggah sejumlah dokumen seperti ijazah, Surat Tanda Registrasi (STR), serta nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK).

Bima Harya Wibisana selaku ketua BKN mengatakan, portal resmi SSCASN kali ini sudah terintegrasi dengan data NIK di Dukcapil, data Dapodik Kemdikbud, data STR di Kementerian Kesehatan, dan akses data ijazah dan akreditasi Perguruan Tinggi di Kementerian Ristekdikti.

Dalam website SSCASN yang sudah dikembangkan juga memungkinkan para peserta untuk mencari informasi mengenai ketersediaan formasi melalui satu portal. Hal ini jauh lebih simpel dibanding sebelumnya yang harus melihat ke website masing-masing instansi.

BKN juga sedang mempersiapkan fitur tambahan berupa Face Recognition. Fitur ini nantinya akan berfungsi untuk mengidentifikasi wajah dari peserta tes agar dapat meminimalisir adanya calo dalam pelaksanaan ujian.

Syarat-syarat Pendaftaran CPNS 2021

Meski belum dimulai, tidak ada salahnya calon pelamar mempersiapkan persyaratan umum sebagai berikut, yang biasanya digunakan untuk mendaftar jadi ASN:

  • Kartu Keluarga
  • Kartu Tanda Penduduk (KTP)
  • Ijazah
  • Transkip Nilai
  • Pas Foto
  • Swafoto
  • Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK)
  • Dokumen pendukung tergantung masing-masing instansi, misalnya  TOEFL/EAP/ILTS, surat keterangan penyetaraan ijazah, SKCK, dan sebagainya.

Formasi yang Dikurangi

Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Tjahjo Kumolo menegaskan ada perbedaan formasi penerimaan CPNS 2021 kali ini dengan sebelumnya.

Dia menegaskan, formasi pegawai yang hanya 'bekerja di balik meja' atau pekerja bagian administrasi akan dikurangi secara drastis dan lebih diprioritaskan formasi penyuluh dan tenaga lapangan.

Tjahjo menyampaikan, Presiden Jokowi telah mengamanatkan perekrutan CPNS 2021 mulai mengurangi pekerjaan staf administrasi atau sekadar bekerja 'di balik meja'.

"Arahan Bapak Presiden Jokowi kepada kami, kalau bisa tahun anggaran 2021 diperbanyak (formasi) penyuluh,” kata Tjahjo saat rapat kerja dengan Komisi II DPR RI, Rabu (24/3/2021), dikutip dari Republika.

“(Pekerja) yang bisa lebih banyak terjun ke lapangan dan terjun ke masyarakat. Sehingga, mengurangi penerimaan CPNS yang hanya duduk di meja, yang kerjanya hanya kerja-kerja administrasi saja,” kata Tjahjo.

Formasi pekerjaan di meja dan sebatas administrasi ini, kata Menpan-RB, akan dikurangi formasinya dan memperbanyak formasi lain, termasuk guru, penyuluh pertanian, tenaga kesehatan, dan lainnya. Hal ini karena permintaan jabatan alokasi terbanyak pada 2021 adalah tenaga pengajar dan tenaga kesehatan.

"Untuk pemerintah pusat itu terbanyak dosen, kemudian sipir atau penjaga penjara dengan kualifikasi SMA. Kemudian, penyuluh KB walaupun tidak bisa dialokasi keseluruhan dan analis perkara peradilan serta pemeriksa," ujarnya.

Untuk alokasi formasi pemerintah di daerah, ia menyebut terbanyak masih di formasi guru, seperti guru BK, guru TIK, dan guru matematika. Kemudian, jabatan tenaga kesehatan, seperti dokter dan perawat serta asisten apoteker.

Sementara itu, jabatan teknis seperti pranata komputer penyuluh pertanian, kehutanan, dan pengawas benih tanaman. "Untuk pemerintah kabupaten kota alokasi terbanyak masih jabatan guru, seperti guru kelas, guru penjasorkes, dan guru BK. Kemudian, jabatan tenaga kesehatan, seperti perawat, bidan, dan dokter. Juga, jabatan teknis lainnya, termasuk penyuluh pertanian, auditor, dan pengelola barang dan jasa," ungkap Tjahjo.

Penerimaan CPNS tahun 2021 akan diperuntukkan pegawai negeri sipil (PNS), pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK), serta sekolah kedinasan. Tahun ini, pemerintah membuka sekitar 1,3 juta formasi untuk PNS dan PPPK.

Itulah informasi mengenai pembukaan CPNS 2021 dan formasi yang akan dikurangi drastis.

INFO CPNS 2021

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar