Ratusan Calon Penumpang KA di Surabaya Ditolak Berangkat Sepanjang Larangan Mudik Lebaran 1442 H

  Sabtu, 15 Mei 2021   Praditya Fauzi Rahman
Ratusan Calon Penumpang KA di Surabaya Ditolak Berangkat Sepanjang Larangan Mudik Lebaran 1442 H. (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)

GAYUNGAN, AYOSURABAYA.COM -- Sepanjang masa larangan mudik lebaran Idul Fitri 1442 Hijriyah, pada 6 sampai 17 Mei 2021, ada ratusan calon penumpang yang berangkat dari sejumlah stasiun di Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya. Ratusan penumpang itu terpaksa tak bisa melanjutkan perjalanannya.

Alasannya pun beragam, salah satunya adalah tak memenuhi persyaratan menjadi penumpang kereta api. Hal itu pun diamini Manajer Humas PT KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif.

Luqman menyebutkan, sedari tanggal 6 hingga 14 Mei, ada sekitar 8.987 penumpang. Namun, yang ditolak mencapai 684 calon penumpang.

"(684 orang) yang tidak lolos atau tidak sesuai persyaratan," kata Luqman, Sabtu (15/5/2021).

Pada H-1 atau tanggal 13 Mei 2021, mencapai 542 orang. H+2 lebaran atau 14 Mei 2021, mencapai 522 penumpang.

Menurut Luqman, jumlah tersebut memang tak maksimal seperti tahun-tahun sebelumnya. Mengingat, ada pembatasan jumlah penumpang untuk moda transportasi kereta dalam 2 tahun ini.

Luqman menegaskan, PT KAI menerapkan protokol kesehatan (prokes) Covid-19 dengan ketat, salah satunya membatasi jumlah penumpang mencapai 70% dari total kapasitas kereta. Maka dari itu, pihaknya memastikan bahwa para penumpang yang menggunakan jasa PT KAI telah memenuhi persyaratan sebagai penumpang, mulai dari:

1. Harus memiliki kepentingan mendesak dan bukan untuk mudik,

2. Mengantongi surat izin dan surat keterangan bebas Covid-19, seperti rapid test atau pun GeNose C19,

3. Jika tak memenuhi, akan ditolak seperti 648 orang sebelumnya.

"Perjalanan naik KA pada 6 sampai 17 Mei 2021 (yang diperbolehkan) itu urusan dinas atau kerja, anggota keluarga sakit atau meninggal, dan ibu hamil akan melahirkan dengan didampingi 1 orang," ujarnya.

Selama masa larangan mudik lebaran Idul Fitri 1442 H, ada 10 relasi kereta api yang beroperasi, yakni KA jarak jauh dan lokal, antara lain:

1. KA Sritanjung tujuan Banyuwangi

2. KA Sritanjung tujuan Yogyakarta

3. KA Bima tujuan Gambir

4. KA Tawangaluan Malang-Banyuwangi

5. KA Gajayana Malang-Gambir.

6. KA Maharani tujuan Semarang

7. KA Argo Anggrek tujuan Gambir

8. KA Probowangi tujuan Banyuwangi

9. KA Pasundan tujuan Bandung

10. KA Argo wilis tujuan Bandung

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar